KaltimKutim
Trending

Bukan Masalah Su,  Pemecatan Juliet Murni Dugaan Pelanggaran

KUTAI TIMUR– Beredar kabar jika Juliet di pecat dari salah satu perusahaan tambang di Kutim lantaran masalah kutang.  Ya,  dikabarkan Juliet dipecat lantaran ada hubungannya dengan kasus dugaan ‘pencabulan’ yang dilakukan Su. Yakni, tali kutang Juliet ditarik oleh Su. Yang mana Su mengaku hanya bercanda kepada Juliet. Akhirnya, Su meminta maaf dan tak mengulangi perbuatannya.

Atas masalah yang melibatkan perusahaan, tentu saja  dibantah tegas oleh pihak perusahaan. Perusahaan memberikan sanksi tegas kepada Juliet lantaran dianggap memiliki masalah  serius. Tak ada hubungannya dengan kasus yang mendera Su.

Bahkan Su pun sudah mendapatkan sanksi peringatan ke tiga. Pihak perusahaan tak tebang pilih.  Siapa yang  bersalah maka diberikan sanksi sesuai dengan perbuatannya.

Pihak perusahaan menjelaskan, pemecatan bermula dari kejadian pada Sabtu, (9/11/ 2019) pukul 14.00. Saudara Juliet membuat surat izin dan di tandatangani  oleh  Za Maintenance Planer. Serta dikumpulkan menjadi satu bersama dokument lainnya  untuk diarahkan kepada Superintendet Plant  guna di Cros Check dan di tandatangani oleh Superintendent.

Pada hari Minggu, (10/11/ 2019),  dokument tersebut yang sudah di tandatangani Superintendent  termasuk Surat Izin Juliet.

Senin, (11/11/2019)  Juliet menghubungi Za Maintenance Planer dan  Na Maintenance Planer bahwa Juliet menambah Izin. Setelah Za Maintenance Planer mengizinkan,  saudara SI Clerk Plant  diminta untuk membuatkan surat izinnya Juliet.

Pada pukul 13.30,  Na Maintenance Planer memberikan informasi via WA kepada Juliet untuk menanyakan kepada SI Clerk Plant bahwa surat Izinnya sudah dibuatkan apa belum. Karena Pak Br mencari Juliet.

Sekira pukul 14.00,  Juliet menghubungi  Na Maintenace Planer. “loh maksudnya gimana Pak Na ? tidak ada jawaban karena jaringan Eror,” tulis isi percakapan tersebut.

Pukul 14.10, Juliet melakukan komunikasi dengan Si.”Gimana mas surat izin saya sudah aman apa belum. Jawab Si aman mba. , Juliet, ok makasih mas,” lanjut komunikasi tersebut.

Kemudian, pukul, 14.30, Juliet menelpon Ra Clerk HRGA  menanyakan apakah  pak Br mencari dirinya. “Tadi Pak Br mencari- cari surat izin Juliet karena  Si bilang kalau surat Julit  sudah di HRGA dan surat Juliet belum ada diterima di HRGA,” lanjut percakapan tersebut.

Juliet pun melanjutkan pertanyaannya. “Lo kok belum mbak,  kan sudah di tandatangani oleh Z Maintenance Planer  dan Superintendent. Ra menjawab, saya enggak ngerti mba  dan enggak paham.
Juliet menjawab, ya udah makasih mba infonya,” lanjutnya.

Untuk diketahui, kasus dugaan pelecehan sedang ditangani oleh Polres Kutim dalam tahap mediasi. “Dan permohonan perusahaan agar publik juga jangan terpancing mengait-ngaitkan masalah PHK dengan kasus hukum yang sedang berjalan tersebut.  Perusahaan juga ikut prihatinan terkait kasus ini. Kami berharap bisa segera selesai,” kata perwakilan perusahaan. (akr)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close