DPR dan Kemenag Minta Jemaah Haji Gunakan Visa Resmi

Jurnalis: Surya Irawan
Editor: Mustopa

17 Mei 2024 02:08 17 Mei 2024 02:08

Thumbnail DPR dan Kemenag Minta Jemaah Haji Gunakan Visa Resmi Watermark Ketik
Anggota Komisi VIII DPR RI Maman Imanul Haq (kiri) dan Direktur Bina Haji RI Arsyad Hidayat (kanan) dalam Dialektika Demokrasi dengan tema 'Antisipasi Maraknya Jemaah Haji dan Umroh Tanpa Visa Haji', di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Kamis (16/5/2024). (Foto:Surya Irawan)

KETIK, JAKARTA – Kementerian Agama (Kemenag) RI tidak akan menoleransi pihak-pihak yang memanipulasi penyelenggara ibadah haji tidak sesuai prosedur yang diduga mengantongi izin dari Kemenag.

"Akan kita proses masalah itu jika memang ada penyelenggara ibadah haji yang diduga menyalahi aturan Kemenag," tegas Direktur Bina Haji RI Arsyad Hidayat dalam Dialektika Demokrasi dengan tema 'Antisipasi Maraknya Jemaah Haji dan Umroh Tanpa Visa Haji', di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Kamis (16/5/2024).

Menurutnya, jemaah haji menggunakan visa resmi haji bukan visa umroh dan akan menginventarisasi jika ada penyelenggara Umroh terbukti menyalahi prosedur.

"Kemenag akan mengenakan sanksi jika memang terbukti ada penyelenggara menyalahi aturan yang ada,' jelasnya.

Arsyad mengatakan, Pemerintah Arab Saudi tahun ini menerapkan kebijakan visa haji yang sangat ketat untuk mengantisipasi kejadian tahun lalu.

"Ada satu tagline al-wathanu bila mukhalith yang ditetapkan pemerintah Arab Saudi, yaitu negara tanpa ada pelanggaran dan la hajja illa bittasyriih atau tidak ada haji kecuali pemegang resmi visa haji," ujarnya.

Anggota Komisi VIII DPR RI Maman Imanul Haq menyayangkan banyaknya calon jemaah haji asal Indonesia tidak menggunakan visa haji resmi dari Pemerintah Arab Saudi.

Ia mengingatkan kepada para jemaah bahwa ada aturan tidak boleh melaksanakan haji tanpa visa yang resmi.

Beberapa sanksi yang akan diperoleh yaitu Pemerintah Arab Saudi bisa mendeportasi jemaah dan tidak bisa kembali ke negara tersebut hingga 10 tahun.

"Kami menyayangkan banyaknya calon jemaah haji yang melaksanakan ibadah haji tanpa menggunakan visa haji resmi," ujarnya.

Maman meminta Kementerian Agama menindak tegas agent travel yang terbukti menyalahi aturan dengan memberangkatkan jemaah haji tanpa visa yang resmi. 

"Agent travel juga harus ditindak karena mereka yang memberangkatkan," katanya.

Apalagi, ia menyebut, banyak jemaah haji yang menggunakan visa kerja dan visa umroh untuk berhaji.

Untuk itu, ia mengimbau masyarakat terbiasa mematuhi aturan sehingga mereka yang datang tanpa visa haji sebaiknya pulang.(*)

Tags:

haji Umroh Maman Imanul Haq Arsyad Hidayat