Kembangkan Pariwisata, Pemkab Sleman Perkuat Sinergitas 4 Pilar Stakeholder Tingkat Kalurahan

Jurnalis: Fajar Rianto
Editor: Naufal Ardiansyah

27 April 2024 01:25 27 Apr 2024 01:25

Thumbnail Kembangkan Pariwisata, Pemkab Sleman Perkuat Sinergitas 4 Pilar Stakeholder Tingkat Kalurahan Watermark Ketik
Kepala Dinas Pariwisata Pemkab Sleman Ishadi Zayid, SH. (Foto: Fajar Rianto/Ketik.co.id)

KETIK, YOGYAKARTA – Pada tahun 2023 lalu, sektor pariwisata mampu menyumbang pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten  Sleman yang cukup besar, yakni sebanyak Rp353,45 miliar atau sebesar 31,28% dari total PAD.

Nah, terkait dengan upaya penguatan desa wisata, di awal tahun 2024 ini Dinas Pariwisata Pemkab Sleman mengajak 30 orang dari jajaran perangkat Kapanewon Prambanan, para Lurah dan pelaku pariwisata se-Kapanewon Prambanan mengunjungi Desa Wisata Tenganan Pegringsingan, Kabupaten Karang Asem, Bali dan destinasi wisata lainnya.

Desa Wisata Tenganan Pegringsingan merupakan destinasi wisata yang memiliki karakteristik sebagai destinasi budaya khususnya terkait kebudayaan masa Bali pra-majapahit. Desa ini lebih dikenal sebagai Desa Bali Aga yang berarti desa tua.

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kepala Bidang Pengembangan SDM Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman Nyoman Rai Safitri, SPsi, M Ec Dev pada tanggal 23-26 April 2024 dan diterima oleh Ketua Pengelola Desa Wisata Tenganan Pegringsingan, I Putu Wiadnyana.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman Ishadi Zayid, Jumat (26/4/2024). Ia menyebutkan, bahwa sektor pariwisata di Kabupaten Sleman begitu dinamis dan dapat mengakomodir berbagai bidang pembangunan, seperti kebudayaan, pertanian, industri kreatif, kuliner, fashion, transportasi, dan lain-lain. Sektor pariwisata bisa dikatakan sebagai lokomotif pembangunan perekonomian daerah.

Foto Jajaran perangkat Kapanewon Prambanan, para Lurah dan pelaku pariwisata se-Kapanewon Prambanan saat berada di Desa Wisata Tenganan Pegringsingan, Karang Asem, Bali. (Foto: Dinas Kominfo Sleman/Ketik.co.id)Jajaran perangkat Kapanewon Prambanan, para Lurah dan pelaku pariwisata se-Kapanewon Prambanan saat berada di Desa Wisata Tenganan Pegringsingan, Karang Asem, Bali. (Foto: Dinas Kominfo Sleman/Ketik.co.id)

Atas dasar itulah, sebut Ishadi Zayid, Dinas Pariwisata Sleman senantiasa mendorong pengembangan pariwisata khususnya yang berorientasi pada pembangunan pariwisata berbasis masyarakat atau community-based tourism (CBT). Seperti halnya desa wisata yang saat ini banyak dikembangkan diberbagai tempat di Sleman.

Disampaikan pula bahwa pada tahun 2024 ini pihaknya akan melakukan klasifikasi desa wisata. Oleh karena itu diharapkan agar para pengelola desa wisata untuk mempersiapkan sebaik-baiknya sesuai dengan potensi riil yang dimiliki. Jangan sampai memberikan data informasi yang tidak sesuai dengan kenyataan yang justru akan mengurangi penilaian.

"Untuk meningkatkan dan mengembangkan pariwisata. Maka, perlu diperkuat sinergitas Empat pilar stakeholder ditingkat kalurahan/desa," terangnya.

Ia menjelaskan, Empat pilar tersebut adalah Pemerintah Kalurahan, Badan Permusyawaratan Kalurahan, Badan Usaha Milik Kalurahan dan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis). Serta tidak kalah pentingnya adalah membangun komitmen bersama antar stakeholder yang ada di wilayahnya. Serta mengimplementasikannya secara konsisten.

Termasuk komitmen untuk  mengalokasikan dan mengupayakan pendanaan sektor-sektor pendukung pariwisata melalui berbagai alternatif diantaranya dana keistimewaan, ADD, anggaran pokir, dan sebagainya. Di tambahkan pula, selain itu penguatan kelembagaan dan sumberdaya pariwisata juga merupakan sebuah keharusan yang perlu terus diupayakan dari waktu ke waktu.

Terpisah Panewu Prambanan Dra. Siti Wahyu Purwaningsih yang juga mengikuti kegiatan tersebut mengajak para Lurah yangada di wilayahnya untuk lebih serius lagi memikirkan pembangunan pariwisata. Dimulai dengan menginventarisir potensi yang ada secara jeli untuk selanjutnya mengolah potensi tersebut dalam rangka mendukung sektor pariwisata. (*)

Tags:

Kembangkan Perkuat Sektor Pariwisata Pemkab Sleman Perkuat Sinergitas Empat Pilar Stakeholder Kalurahan Dinas Pariwisata Kapanewon Prambanan desa wisata Tenganan Pegringsingan