Amankan Stok Ramadan, Bulog Jember Datangkan 8.000 Ton Beras Impor

Jurnalis: Fenna Nurul
Editor: Naufal Ardiansyah

2 Maret 2024 18:05 2 Mar 2024 18:05

Headline

Thumbnail Amankan Stok Ramadan, Bulog Jember Datangkan 8.000 Ton Beras Impor Watermark Ketik
Beras Bulog untuk cadangan pangan masyarakat (Foto: Fenna/Ketik.co.id)

KETIK, JEMBER – Selama bulan Ramadan dan Hari Raya, Bulog Jember kembali berencana mendatangkan sebanyak 8.000 ton beras untuk memastikan cadangan penuhi kebutuhan masyarakat.

Beras tersebut diimpor oleh pemerintah pusat dari Pakistan, Vietnam, dan Thailand.

Kepala Bulog Jember Muhammad Ade Saputra, menyampaikan hingga saat ini baru sekitar 1.000 ton beras yang sudah masuk gudang Bulog Jember, sedangkan pengiriman dilakukan secara bertahap.

“Stok yang kami kuasai saat ini 3.500 ton. Kemudian terus melakukan penambahan permintaan kuota stok beras untuk cadangan beras di Kabupaten Jember itu kurang lebih sekitar 8.000 ton,” katanya, Jumat (1/3/2024).

Kemudian, sepanjang awal tahun hingga akhir bulan Februari 2024, Bulog telah menggelontorkan kurang lebih 8.700 ton beras impor.

Penyaluran beras tersebut terbagi dalam dua program, yakni untuk program bantuan pangan sebanyak 2.400 ton beras dan program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) 6.300 ton.

Bulog sendiri menyatakan, melalui operasi pasar dan gerakan pangan murah telah mampu menekan kenaikan harga beras. Meski belum signifikan, harga di tingkat penggilingan mulai ada penurunan Rp200-300 per kilogramnya.

“Cuman memang kalau untuk saat ini harga beras masih di atas tetapi tetap mengalami penurunan. Kalau kita lihat kalau kemarin itu harganya di angka Rp 14.800-6.000. Saat ini dari tingkat penggilingan harga beras dari petani itu sudah menyentuh di angka Rp 13.000,” tutupnya.(*)

Tags:

Cadangan Beras Impor Beras Jember Bulog Beras