KETIK, SURABAYA – Mendekati Hari Raya Idul Fitri 1446 H/2025, Terminal Penumpang Gapura Surya Nusantara (GSN) Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya telah dipadati oleh para pemudik. Tercatat sejak H-15 (16 Maret 2025) hingga H-7 (24 Maret 2025) kemaren terpantau sebanyak 77.776 pemudik memadati Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.
General Manager Cabang Kalimas dan GSN PT Pelindo Regional 3 Sub Regional Jawa, Ana Adiliya, mengatakan banyak pemudik yang sengaja berangkat jauh-jauh hari untuk menghindari penumpukan penumpang.
Tahun ini, arus mudik diperkirakan meningkat sekitar 12 persen dengan total sekitar 36.000 pemudik dibandingkan tahun sebelumnya dengan tujuan ke berbagai daerah di kawasan Indonesia Timur, sehingga berbagai langkah telah disiapkan untuk memastikan kelancaran perjalanan pemudik.
"Kami memperkirakan akan ada sekitar 264.000 pemudik yang akan menggunakan Terminal GSN selama periode mudik lebaran, atau naik sekitar 12 persen dari tahun sebelumnya sebanyak 236.500 pada H-15 s.d H+14," jelas Ana, Rabu 26 Maret 2025.
Ana menambahkan dirinya telah melakukan berbagai persiapan sehingga perjalanan mudik melalui Pelabuhan Tanjung Perak dapat berjalan aman dan nyaman. Selain itu pihaknya telah berkoordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan agar momen mudik kali ini dapat berjalan lancar dan para penumpang dapat tiba di kampung halaman dengan selamat.
"Tahun ini kenaikan arus penumpang cukup signifikan, tentunya dikarenakan ketertarikan masyarakat menggunakan moda transportasi laut yang relatif terjangkau," tambahnya.
Semantara itu puncak arus mudik di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya telah terjadi pada H-7 (24 Maret 2025) dengan kenaikan jumlah penumpang signifikan mencapai 15.192 orang dari 12 kapal asal berbagai daerah di wilayah Indonesia Timur.
Jumlah tersebut merupakan angka tertinggi dalam beberapa minggu terakhir ini. Angka tersebut merupakan pencapaian tertinggi dalam 3 (tiga) tahun belakangan ini. Sebelumnya, tahun 2024 pada H-7 mencapai 14.464 penumpang, dan pada H-7 tahun 2023 mencapai 12.699 penumpang di periode yang sama.
“Sesuai prediksi, tahun ini lonjakan penumpang terjadi pada H-7 (24 Maret) kemaren hingga mencapai 15.192 penumpang baik naik maupun turun dari sekitar 12 kapal," pungkasnya. (*)