Begini Anjuran dalam Islam Kapan Anak Wajib Puasa Ramadan Penuh

Jurnalis: Al Ahmadi
Editor: Muhammad Faizin

13 Maret 2024 03:15 13 Mar 2024 03:15

Thumbnail Begini Anjuran dalam Islam Kapan Anak Wajib Puasa Ramadan Penuh Watermark Ketik
Potret anak mengikuti kegiatan keagamaan jelang Ramadan, (1/3/2024). (Foto: Al Ahmadi/Ketik.co.id)

KETIK, PACITAN – Ramadan adalah momen istimewa bagi umat Islam untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan. Salah satu ibadah yang wajib dilakukan di bulan ini adalah puasa.

Namun, banyak orang tua yang bertanya-tanya kapan usia anak untuk mulai berpuasa sehari penuh.

Menurut Islam, anak usia tujuh tahun sudah dianjurkan untuk berpuasa, baik setengah hari atau full. Sementara memasuki usia 10 tahun dan sudah balig, anak wajib berpuasa utuh di Bulan Ramadan.

Para mualim sepakat bahwa anak kecil yang tidak mampu berpuasa dan orang gila permanen, tidak diwajibkan menunaikan ibadah puasa.

Tetapi, anak kecil dianjurkan mulai belajar berpuasa ketika berusia tujuh tahun. Jika pada usia sepuluh tahun anak tersebut masih tidak mau berpuasa, maka boleh diberikan hukuman ringan sebagai bentuk edukasi.

"Ulama sepakat anak kecil yang tidak mampu puasa dan orang gila permanen tidak diwajibkan puasa. Namun, anak kecil diminta puasa bila berumur tujuh tahun dan dipukul bila tidak mau puasa ketika umur sepuluh tahun," tulis kitab Mizanul Kubra karya Abdul Wahab As-Sya'rani, soal anjuran usia anak berpuasa penuh. 

Ketentuan ini sama halnya dengan anjuran sholat bagi anak, seperti yang diajarkan oleh Rasulullah SAW.

مُرُوا أَوْلادَكُمْ بِالصَّلاةِ وَهُمْ أَبْنَاءُ سَبْعِ سِنِينَ ، وَاضْرِبُوهُمْ عَلَيْهَا وَهُمْ أَبْنَاءُ عَشْرٍ ، وَفَرِّقُوا بَيْنَهُمْ فِي الْمَضَاجِعِ

Artinya: Perintahkan anak-anak kalian untuk melakukan salat saat usia mereka tujuh tahun, dan pukullah mereka saat usia sepuluh tahun (jika tidak berpuasa). Dan pisahkan tempat tidur mereka.

Namun penting untuk dicatat, hukuman berupa pukulan ini bukan pukulan yang membahayakan dan menyakitkan, hanya bertujuan untuk mendidik.

Intinya, orang tua dianjurkan untuk membiasakan anak dengan puasa secara bertahap. Sambil menjelaskan makna dan tujuan puasa kepada anak dengan bahasa yang mudah dimengerti.

Tips Mengajarkan Anak Berpuasa

1. Mulai dari Puasa Sebentar

Biasakan anak dengan puasa selama beberapa jam terlebih dahulu, seperti dari sahur hingga 12 siang. Atau umum disebut puasa mbeduk (dzuhur).

2. Berikan Motivasi dan Pujian

Berikan motivasi dan pujia kepada anak atas usahanya berpuasa. Hal ini akan meningkatkan semangatnya untuk terus belajar berpuasa.

3. Siapkan Makanan Sehat Kesukaan

Siapkan makanan sehat dan bergizi untuk berbuka dan sahur untuk menjaga kesehatan anak selama berpuasa. Sekaligus menu kesukaan si buah hati agar dia tertantang.

4. Libatkan Anak dalam Kegiatan Ramadan

Ajak anak terlibat dalam kegiatan Ramadan seperti salat tarawih, tadarus Al-Quran, dan membantu menyiapkan makanan untuk berbuka.

Penting untuk diingat bahwa setiap anak memiliki kemampuan yang berbeda-beda. Orang tua perlu mendampingi dan memberikan dukungan kepada anak selama belajar berpuasa. (*)

Tombol Google News

Tags:

Ramadan puasa anak Tips parenting Ajarkan anak berpuasa Puasa bedug