BPBD Bondowoso: 3 Hari, Sejumlah Pohon Tumbang Akibat Cuaca Ekstrem

Jurnalis: Ari Pangistu
Editor: Muhammad Faizin

15 Maret 2024 14:18 15 Mar 2024 14:18

Thumbnail BPBD Bondowoso: 3 Hari, Sejumlah Pohon Tumbang Akibat Cuaca Ekstrem Watermark Ketik
Kalaksa BPBD Bondowoso, Dadan Kurniasa (baju putih) saat memimpin langsung penanganan pohon tumbang di ruas Jalan Kis Mangun Sarkoro, Tamansari, Kecamatan Bondowoso pada Rabu (14/3/2024) (Humas BPBD Bondowoso for ketik.co.id)

KETIK, BONDOWOSO – Cuaca ekstrem akhir-akhir ini terjadi di Bondowoso. Akibatnya, sejumlah bencana hidro meteorologi terjadi di beberapa titik. 

Data BPBD Bondowoso, bencana banjir dan tanah longsor terjadi dalam dua minggu terakhir. Seperti di Kecamatan Curahdami, Kecamatan Tenggarang, dan Kecamatan Kota Bondowoso. Di Kota bahkan banyak terjadi banjir. 

Kemudian, untuk pohon tumbang juga terjadi di delapan titik dalam tiga hari terakhir. 

"Bencana Hidro meteorologi dampak cuaca ekstrem banyak terjadi di Bondowoso," kata Kalaksa BPBD Bondowoso, Dadan Kurniawan, melalui Kabid Kesiapsiagaan dan Pencegahan BPBD Bondowoso, Yuliono Triandana, dikonfirmasi Jum'at (15/3/2024). 

Ia menjelaskan, beruntung tak ada korban jiwa dalam berbagai bencana tersebut. Namun, demikian masyarakat diharapkan tetap waspada. 

Karena informasi dengan BMKG, cuaca ekstrem sendiri masih akan terus terjadi hingga akhir Maret 2024 ini. 

"Memang masih ekstrem," jelasnya. 

Pihaknya sendiri, terus mempersiapkan tim reaksi cepat (TRC) sebagai bentuk antisipasi dan penanggulangan bencana. Bahkan, setiap harinya terdapat dua shift TRC, dengan total tiga regu. 

Kendati begitu, BPBD meminta masyarakat agar turut waspada diri. Seperti di antaranya yakni menjaga kesehatan diri dan tidak keluar rumah jika tidak penting. Jika harus keluar rumah, masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan saat melintas kawasan yang mempunyai pohon tinggi dan rimbun.

Dikonfirmasi terpisah, Pj Sekda Bondowoso, Haeriyah Yuliati, pun tak menampik adanya beberapa bencana hidro meteorologi akhir-akhir ini. 

Karena itulah, dirinya menghimbau agar seluruh camat dan Kepala Desa agar stand by di wilayahnya masing-masing. Agar bisa memantau situasi dan kondisi di wilayahnya. 

"Jangan sampai pada saat kejadian camat justru tak tahu," ujarnya. 

Dirinya pun mengaku terus memantau berbagai antisipasi dan penanggulangan bencana di Bondowoso. 

"Kita kan ada group pengendalian bencana. Alhamdulillah, mereka rutin menyampaikan laporan," ujarnya. 

Ia sendiri sangat mengapresiasi pada seluruh anggota BPBD dan DLH yang terus gerak cepat dalam menangani berbagai keluhan masyarakat tentang pohon tumbang. 

Bahkan, beberapa waktu lalu sekitar pukul 03.00 WIB dini hari mereka turun langsung kejadian di Prajekan. 

"Apresiasi saya juga pada masyarakat yang memiliki kepedulian untuk ikut membantu Pemkab Bondowoso dalam menanggulangi ini. Jadi ini kerja semua," pungkasnya.

Tags:

Bondowoso cuaca ekstrem BPBD Bondowoso bencana hidro meteorologi