Bupati Bandung Launching Buku Karya Tulisnya: Pancasila dan Kewarganegaraan

Editor: Akhmad Sugriwa

7 Agustus 2023 08:59 7 Agt 2023 08:59

Thumbnail Bupati Bandung Launching Buku Karya Tulisnya: Pancasila dan Kewarganegaraan Watermark Ketik
Bupati Bandung Dadang Supriatna saat soft launching buku Pancasila dan Kewarganegaraan di Gedung M Toha Soreang, Senin (7/8/2023). (Foto: Iwa/Ketik.co.id)

KETIK, BANDUNG – Bupati Bandung Dadang Supriatna memanfaatkan moment hari ulang tahun dirinya yang ke-52 tanggal 7 Agustus 2023 ini dengan melaksanakan kegiatan soft launching buku yang ditulisnya sendiri berjudul Pancasila dan Kewarganegaraan.

Menurut Bupati Bandung, buku bertema Pancasila memang sudah banyak, akan tetapi dirinya berusaha untuk mengingatkan kembali kepada khalayak pembaca, agar Pancasila bisa diimplementasikan lebih baik lagi dalam kehidupan sehar-hari bagi warga negara Indonesia.

"Sebenarnya sudah ada banyak buku mengenai Pancasila. Tapi ini saling mengingatkan sehingga bisa lebih implementatif dalam kehidupan sehari-hari, sehingga diharapkan buku Pancasila dan Kewarganegaraan ini nantinya bermanfaat dan bisa menjadi pedoman bagi masyarakat dalam kehidupannya sehari-hari," jelas bupati seusai soft launching buku di Gedung M Toha Soreang, Senin (7/8/2023).

Menurut Kang DS, sapaan Dadang Supriatna, jika pembaca bisa memahami isi kandungan buku ini, ia yakin mereka bisa mengimplementasikan Pancasila dalamkehidupan sehari-hari, baik dalam berperilaku, bererika, berpolitik dan berdemokrasi, juga dalam pemerintahan.

"Tentu penulisan buku ini juga tidak terlepas dari pengalaman saya sebagai seorang politisi dan sekarang di pemerintahan sebagai abdi negara," imbuh Kang DS.

Buku setebal 400 halaman dengan penerit Erlangga tersebut menyasar mahasiswa perguruan tinggi dan umum. Di dalamnya juga dibahas perpaduan antara Pancasila, Al Quran dan Bahasa Sunda.

"Di dalam buku ini terungkap ternyata bBanyak kesamaan yang luar biasa antara Pancasila, Al Quran dan Bahasa Sunda. Misal saya temukan di dalam Al Quran itu ternyata ada kata "Bedas" di 27 ayat al Quran. Ini menarik untuk disimak dalam buku Pancasila dan Kewarganegaraan ini," ungkap Kang DS.

Ditanya mengapa peluncuran buku dilakukan bertepatan dengan hari ulang tahunnya, Bupati Dadang Supriatna menjawab peluncuran buku ini merupakan momen bersejarah bagi dirinya yang kini geap berusia 52 tahun, sehingga peluncurannya pun dilakukan bertepatan dengan hari ulang tahun dirinya.

Foto Bupati Bandung Dadang Supriatna saat soft launching buku Pancasila dan Kewarganegaraan di Gedung M Toha Soreang, Senin (7/8/2023). (Foto: Iwa/Ketik.co.id)Bupati Bandung Dadang Supriatna saat soft launching buku Pancasila dan Kewarganegaraan di Gedung M Toha Soreang, Senin (7/8/2023). (Foto: Iwa/Ketik.co.id)

Buku Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan ini mengarahkan pembaca agar mampu menjadi warga negara berpandangan dan berkomitmen terhadap nilai-nilai demokrasi dan HAM. Lebih dari itu juga harus mampu berpartisipasi dalam upaya mencegah dan menghentikan berbagai penyimpangan dengan cara cerdas, sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.

Secara teknis, Kang DS memaparkan rangkuman buku Pancasila dan Kewarganegaraan ini. Menurutnya Pancasila merupakan sumber dari segala sumber hukum di Indonesia.

Oleh karena itu, pengaktualisasian nilai-nilai Pancasila memiliki sifat yang imperatif. Tidak menerima atau bahkan melanggar Pancasila sebagai dasar negara Indonesia berarti melanggar hukum yang berlaku di Indonesia.

Itu sebabnya, Pancasila wajib dipelajari dan lebih dari itu juga wajib dihayat oleh seluruh warga negara Indonesia. Setiap warganegara pada hakikatnya dituntut untuk hidup bermanfaat dan bermakna bagi negara dan bangsanya.

Untuk itu diperlukan bekal ilmu pengetahuan, teknologi dan seni yang berlandaskan pada nilai-nilai aga, moral dan budaya bangsa.

Dalam konteks pendidikan kewarganegaraan, nilai budaya bangsa menjadi pijakan utama, karena tujuan pembelajaran ialah untuk menumbuhkan wawasan dan kesadaran bernegara, juga sikan dan perilaku cinta tanah air yang bersendikan budaya bangsa.(*)

Tags:

BUPATI BANDUNG DADANG SUPRIATNA Pancasila kewarganegaraan