KETIK, MALANG – Pelaksanaan seleksi calon Direksi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tugu Tirta Kota Malang telah melewati babak akhir. Pasalnya sesi wawancara bersama Pj Wali Kota Malang Wahyu Hidayat sebagai Kuasa Pemilik Modal (KPM) telah dilaksanakan.
Wahyu menjelaskan telah menemukan nama-nama yang akan mengisi posisi sebagai Direktur Utama, Direktur Administrasi dan Keuangan, dan Direktur Teknis. Saat ini para calon tinggal menunggu proses pelantikan.
Besar kemungkinan proses pelantikan dilaksanakan pekan depan usai perjalanan dinas Wahyu Hidayat ke Jakarta. "Tinggal dilantik saja. Minggu ini masih di luar kota, sehingga kemungkinan minggu depan setelah dari Jakarta," ujar Wahyu, Rabu (10/7/2024).
Prosesi wawancara bersama KPM sendiri telah berlangsung pada Sabtu (6/7/2024) lalu. Rekam jejak para calon di media sosial juga telah ditelusuri oleh Wahyu Hidayat, sehingga diharapkan mampu mengetahui kualitas para calon.
"Kami juga cek rekam jejak medsos, supaya apa yang saya tanyakan juga ada datanya. Semua saya cek, saya buka Instagram pribadinya masing-masing karena misalnya kami tidak ingin calon ini terpapar radikalisme atau judi online, kan seperti itu," katanya.
Sebelumnya, proses wawancara bersama KPM sempat mengalami penundaan. Hal tersebut diakibatkan adanya kekosongan calon yang lolos di tiga besar Direktur Teknis Perumda Tugu Tirta.
Wahyu mengaku selama wawancara berlangsung, banyak inovasi bagus yang disampaikan oleh seluruh calon. Namun hanya calon dengan ide-ide luar biasa lah yang akan diterima menjadi jajaran Direksi Perumda Tugu Tirta.
"Terkait pengumuman itu kewenangan KPM. Saya yakin dari pansel sudah koordinasi dengan Kemendagri. Para calon ini bagus-bagus inovasinya, salut saya. Tapi kami ingin mencari yang out of the box," tutupnya. (*)
Calon Dirut Perumda Tugu Tirta Telah Final, Pj Wali Kota Malang: Tinggal Dilantik Saja
10 Juli 2024 08:30 10 Jul 2024 08:30



Tags:
pj wali kota malang Direksi Perumda Tugu Tirta Perumda tugu tirta Kota Malang Dirut Perumda Tugu TirtaBaca Juga:
Pemilik Maspion Grup Datangi Rumah Gubernur Jatim, Ini Pesan KhofifahBaca Juga:
Gelar Open House Selama Tiga Hari, Khofifah Rasakan Kedekatan dengan Warga, Pedagang Kebanjiran RezekiBaca Juga:
Driver Ojek Online Geruduk Rumah Gubernur Jatim, Khofifah: Mereka Srikandi Jawa Timur SebenarnyaBaca Juga:
Silaturahmi Kebangsaan, Uskup Surabaya RD Agistinus Hadiri Open House di Rumah KhofifahBaca Juga:
Kenangan Lebaran Masa Kecil, Lontong Kari dan Gule Jadi Favorit Gubernur KhofifahBerita Lainnya oleh Lutfia Indah

3 April 2025 20:00
Serunya Membaca Tulisan Neneng Rosdiyana, Perempuan Tani Pengambil Alih 'Marxisme Indonesia'

3 April 2025 19:00
Anti Boros! Berikut Tips Mengelola THR dengan Bijak

3 April 2025 16:00
Aktif di Linkedin, Anies Baswedan Bagikan 3 Cara Memilih Karir

3 April 2025 12:00
Mengenal Micromanagement, Gaya Kepemimpinan Atasan yang Tidak Disukai Gen Z!

2 April 2025 15:30
Tak Hanya Kayutangan Heritage, Pemerataan Pembangunan Kampung Tematik Jadi Sorotan

2 April 2025 09:00
Fakta Unik Kucing, Dianggap Hewan Suci di Zaman Mesir Kuno

Trend Terkini

28 Maret 2025 23:41
Perjuangan Siti Lutfiyatul Kharisma, Mahasiswi UINSA Finalis Aksi Indonesia Asal Pelosok Desa Senori Tuban

31 Maret 2025 04:29
Lebaran Idul Fitri, Satu Dusun di Probolinggo Terisolir

30 Maret 2025 13:35
Sambat Bunda vs Wadul Guse: Efisiensi atau Pemborosan Anggaran? Studi Kasus Jember-Lumajang

31 Maret 2025 15:40
Usai Sholat Idulfitri, Bupati Situbondo Makan Bersama Ala Santri

30 Maret 2025 13:40
Curah Hujan Tinggi, Petani Bawang Merah di Kabupaten Probolinggo Merugi Ratusan Juta
Trend Terkini

28 Maret 2025 23:41
Perjuangan Siti Lutfiyatul Kharisma, Mahasiswi UINSA Finalis Aksi Indonesia Asal Pelosok Desa Senori Tuban

31 Maret 2025 04:29
Lebaran Idul Fitri, Satu Dusun di Probolinggo Terisolir

30 Maret 2025 13:35
Sambat Bunda vs Wadul Guse: Efisiensi atau Pemborosan Anggaran? Studi Kasus Jember-Lumajang

31 Maret 2025 15:40
Usai Sholat Idulfitri, Bupati Situbondo Makan Bersama Ala Santri

30 Maret 2025 13:40
Curah Hujan Tinggi, Petani Bawang Merah di Kabupaten Probolinggo Merugi Ratusan Juta
