Cara Membiasakan Anak untuk Sarapan di Pagi Hari

Jurnalis: Husni Habib
Editor: Mustopa

25 Desember 2023 07:00 25 Des 2023 07:00

Thumbnail Cara Membiasakan Anak untuk Sarapan di Pagi Hari Watermark Ketik
Ilustrasi membuat sarapan bersama keluarga. (Foto: Pexels)

KETIK, JAKARTA – Sarapan merupakan hal yang penting sebelum memulai aktivitas di pagi hari. Tidak hanya bagi orang dewasa, sarapan juga penting bagi anak-anak untuk mendukung tumbuh kembang mereka.

Namun di satu sisi masih banyak orang yang melewatkan sarapan dengan dalih malas, belum lapar atau tidak punya waktu.

Melewatkan sarapan sesekali mungkin bukan hal yang perlu dikhawatirkan. Akan tetapi, apabila menjadi kebiasaan akan menyebabkan tidak bertenaga bahkan susah untuk konsentrasi.

Begitu pula dengan anak anak, bila terlalu sering melewatkan sarapan anak akan kehilangan banyak manfaat bagi kesehatan, kesejahteraan, bahkan prestasi sekolahnya.

Oleh sebab itu sebagai orang tua ada baiknya untuk membiasakan anak-anak menyantap sarapan mereka sebelum mulai beraktivitas.

Berikut ini sejumlah cara untuk membuat sarapan menjadi bagian yang sehat dari hari anak:

1. Atur jadwal tidur anak tepat waktu

Hal pertama yang harus dilakukan orang tua untuk membiasakan anak sarapan adalah dengan mengajarkan anak tidur tepat waktu. Dengan tidur yang cukup anak-anak akan bangun tepat waktu di pagi hari sehingga memiliki waktu untuk sarapan.

2. Biasakan sarapan bersama keluarga 

Penelitian menunjukkan bahwa keluarga yang makan bersama cenderung makin lebih sehat. Oleh sebab itu sebaiknya sarapan dilakukan bersama dengan seluruh anggota keluarga.

Hal ini juga memberikan kesempatan kepada orang tua untuk bertindak sebagai panutan dalam hal nutrisi dan perilaku makan. 

3. Tidak perlu memaksakan menu yang disajikan

Saat melakukan kegiatan makan salah satunya sarapan mungkin ada baiknya orang tua tidak perlu memaksakan menu yang akan disajikan kepada anak-anak. Hal yang terpenting adalah kandungan nutrisinya yang seimbang.

Sebagai contoh jika anak tidak suka sayur, maka orang tua dapat menggantinya dengan buah buahan untuk melengkapi nutrisi bagi anak.(*)

Tags:

keluarga sarapan anak orang tua makanan gizi nutrisi