Cara Mengembalikan Pola Tidur Setelah Ramadan

Jurnalis: Husni Habib
Editor: Muhammad Faizin

20 April 2024 00:45 20 Apr 2024 00:45

Thumbnail Cara Mengembalikan Pola Tidur Setelah Ramadan Watermark Ketik
Ilustrasi tidur. (Foto: Pexels/Andrea)

KETIK, JAKARTA – Saat bulan Ramadan banyak orang mengaku harus merubah pola tidur dikarenakan harus bangun sahur pada dini hari. Hal ini tentu berimbas pada kondisi tubuh yang mudah mengantuk karena harus bangun lebih awal.

Ketua Umum Terpilih PP Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) Hermawan Saputra mengatakan untuk mengembalikan pola tidur seperti semula ada beberapa hal yang bisa dilakukan. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah melakukan relaksasi dalam kurun beberapa hari. 

"Kalaupun terjadi gangguan tidur karena pola tidur yang kurang pas, hal itu bisa disiasati dengan gizi dan relaksasi dalam waktu tiga sampai lima hari," jelasnya.

Lebih lanjut, pada masa transisi seseorang perlu membiasakan diri untuk tidur sekitar pukul 20:00 hingga 21:00. Orang yang baru beristirahat pada tengah malam ketika bulan Ramadan bisa mengubah kebiasaan tersebut secara bertahap agar bisa tidur malam lebih awal.

"Tubuh manusia memiliki pengingat otomatis atau "alarm" internal. Contohnya, Muslim yang biasa bangun pada pukul 04.00 atau 05.00 untuk menunaikan salat subuh," tambahnya.

Selain mengubah kebiasaan, asupan nutrisi juga harus diperhatikan, hal ini penting untuk membantu tubuh mengembalikan pola tidur yang sesuai dan mengurangi stress.

"Kalau badan kita nanti menerima nutrisi dengan baik, pola pikirnya juga baik, artinya tidak dalam keadaan stres," pungkasnya.(*)

Tombol Google News

Tags:

kesehatan pola tidur Asupan nutrisi Ramadan stress