Cara Mengolah Sampah Organik Sisa Rumah Tangga Menjadi Kompos

Jurnalis: Husni Habib
Editor: M. Rifat

26 November 2023 01:19 26 Nov 2023 01:19

Thumbnail Cara Mengolah Sampah Organik Sisa Rumah Tangga Menjadi Kompos Watermark Ketik
Proses memisahkan sampah.(Foto: Pexels)

KETIK, JAKARTA – Di kehidupan sehari hari manusia telah menghasilkan banyak sampah yang mencemari lingkungan. Sampah-sampah ini terdiri dari 2 kategori yakni sampah organik dan sampah anorganik.

Untuk sampah organik sendiri adalah sampah yang dapat terurai oleh organisme, seperti kulit buah, sisa makanan, sisa sayuran, kertas atau sisa sisa organisme.

Sedangkan untuk sampah anorganik adalah sampah yang tidak bisa terurai atau membutuhkan waktu puluhan bahkan ratusan tahun untuk dapat terurai oleh organisme seperti plastik, styrofoam, logam dan masih banyak lagi.

Untuk sampah organik sendiri walaupun memang dapat terurai tapi alangkah baiknya jika kita dapat mengolahnya menjadi hal yang berguna. Berikut ini kami berikan uraiannya.

Jenis-jenis limbah organik ini bisa digolongkan menjadi dua, yaitu limbah organik basah dan kering. Berikut ini penjelasan lengkapnya:

Limbah organik basah: Sebagian besar mengandung air yang bisa menimbulkan bau busuk. Lalu apa saja contohnya?

• Buah yang busuk

• Sisa sayur-sayuran

• Kotoran hewan

• Kulit pisang dan sejenisnya.

Sampah organik kering: Kadar airnya sedikit dan biasanya sulit diolah. Umumnya dimusnahkan dengan cara dibakar. Berikut contohnya:

• Ranting pohon

• Kayu

• Daun-daunan kering.

Kebanyakan sampah organik dapat dimanfaatkan menjadi pupuk untuk membantu menyuburkan tanaman. Hal ini karena sifat mereka yang dapat terurai sehingga akan memberikan nutrisi bagi tanaman agar dapat tumbuh sehat.

Namun selain itu limbah organik juga dapat dimanfaatkan menjadi pakan hewan ternak dan juga biogas untuk sumber energi rumah tangga.

Sampah organik jika diolah dengan benar ternyata bisa memiliki nilai ekonomis. Tapi tentu saja perlu dilakukan dengan metode tertentu dan memakai prinsip 3R, yaitu Reuse, Reduce, dan Recycle. Contohnya adalah mengolah kompos.

Kompos adalah sampah organik yang mengalami proses pelapukan karena mikroorganisme. Lalu untuk teknik mengolahnya pun ada tiga macam, yaitu menggunakan keranjang, komposter, dan lahan luas.

Namun kali ini adalah contoh mengolah kompos menggunakan komposter. Berikut langkahnya:

• Siapkan komposter sekaligus tutupnya, wadah, pintu hasil, pipa udara, penyaring, dan di bawahnya sudah dilubangi untuk lubang udara atau outlet air.

• Pilih sampah yang bisa membusuk seperti makanan, sayur, dan sejenisnya. Lalu potong kecil sekitar 5x5 cm, sisihkan.

• Selanjutnya campur dengan larutan penggembur sekitar 3 persen dari volume sampah.

• Lalu buat larutan di wadah berbeda dengan air 15 liter dan 1 sendok gula pasir, tunggu sekitar 4 jam.

• Jika sudah ada 4 jam, campurkan larutan tersebut dengan sampah yang sudah dipotong tadi ke dalam komposter.

• Tunggu sekitar 14 hari hingga berbentuk menyerupai tanah yang disebut kompos.(*)

Tags:

Lingkungan pupuk kompos sampah organik Sampah rumah tangga limbah