Deklarasi Pemilu Damai, 24 Ribu Warga Binaan di Jabar Siap Memilih

Jurnalis: Wandi Ruswannur
Editor: M. Rifat

9 Februari 2024 10:03 9 Feb 2024 10:03

Thumbnail Deklarasi Pemilu Damai, 24 Ribu Warga Binaan di Jabar Siap Memilih Watermark Ketik
Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Jabar, R Andika Dwi Prasetya (9/2/2024) (Foto: Ditjen Kemasyarakatan)

KETIK, BANDUNG – Tinggal menghitung hari, ribuan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (LP) dan Rumah Tahanan se-Jawa Barat menyuarakan Pemilu Damai 2024.

Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Jabar, R Andika Dwi Prasetya memastikan, pesta demokrasi 14 Febuari mendatang akan berlangsung aman dan 24 ribu warga binaan serta insan pengayoman akan mendapatkan hak politiknya.

"Pada acara tersebut ribuan warga binaan lembaga pemasyarakatan dan Rumah Tahanan mendeklarasikan diri untuk membawa pemilu damai 2024 yang dilakukan secara hybrid di Lapas Perempuan kelas IIA Bandung," ujarnya, Jumat (09/02/2024).

Pihaknya menyebut, dalam deklarasi mereka yang berada di balik jeruji besi tentu akan menggunakan hak pilihnya dan menjaga kondusifitas pelaksanaan pemilu serentak 14 Febuari 2024 mendatang.

"Selain itu dalam kesempatan tersebut mereka menunjukkan keahlian seni dan tarik suara melalui pagelaran seni budaya," imbuhnya menuturkan.

Menurutnya, sebanyak 24 ribu warga binaan dan 4 ribu insan pengayoman se-Jawa Barat akan mendapatkan hak politiknya. Dirinya juga memastikan keamanan dan netralitas aparatur sipil negara (ASN) Kemenkumham Jabar dalam pelaksanaan pencoblosan mendatang terjaga.

"Pastinya pengamanan menjadi prioritas menjelang saat dan pasca pemilu dilingkungan lapas maupun rutan di Jawa Barat. Sehingga saya sudah memerintahkan Kadiv PAS untuk seluruh lapas dan rutan se- Jawa Barat untuk membuat tim pengawasan khusus bersama TNI dan Polri," ucap Andika.

Sementara menurut Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah Provinsi Jawa Barat, Ummi Wahyuni menyatakan, sebanyak 130 tempat pemungutan suara ( TPS) akan disiapkan khusus untuk semua Lapas dan Rutan di Jawa Barat.

"Lapas itu dinamis ada yang keluar atau bebas ada yang masuk, kita pada prinsipnya melindungi hak pilih masyarakat dimana pun dengan status apapun itu. Sehingga kita berkoordinasi dengan lapas di Jawa Barat. Nanti misalnya ada yang baru kita gunakan yang terdekat ya tetapi kondisinya berbeda ini surat suaranya yang bergerak bukan orangnya yang bergerak," paparnya.

Umi lantas menambahkan, petugas kelompok penyelenggara pemungutan suara bagi TPS khusus ini tidak jauh berbeda dengan TPS diluar jeruji besi.

"Semoga nantinya aman dan lancar tanpa ada hambatan apapun," tukasnya menutup pernyataan dengan nada semangat dan optimis. (*)

Tags:

Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Jabar R Andika Dwi Prasetya Lapas Warga Binaan pemilu 2024