DPRD Jatim Akhirnya Setujui Rancangan Perubahan APBD Pemprov Jatim

Jurnalis: Husni Habib
Editor: M. Rifat

25 September 2023 12:14 25 Sep 2023 12:14

Thumbnail DPRD Jatim Akhirnya Setujui Rancangan Perubahan APBD Pemprov Jatim Watermark Ketik
Sekdaprov Jatim Adhy Karyono. (Foto: Husni Habib/Ketik.co.id)

KETIK, SURABAYA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jatim akhirnya menyetujui Rancangan Perda tentang perubahan APBD (P-APBD) Jawa Timur tahun 2023. Dalam rapat paripurna yang dipimpin oleh Ketua DPRD Jatim Kusnadi tersebut seluruh fraksi menyatakan persetujuan terkait P-APBD yang diajukan oleh Pemprov Jatim.

Sekretaris Daerah Pemprov Jatim yang juga Ketua tim penyusun P-APBD tahun 2023, Adhy Karyono mengatakan terkait perubahan ini terdapat beberapa catatan, salah satunya peningkatan pendapatan daerah. Dari yang sebelumnya Rp 29,8 triliun menjadi Rp 32,4 triliun, selain itu juga belanja daerah yang semula Rp 31,4 triliun menjadi Rp 36,2.

"Peningkatan yang terjadi saat ini adalah upaya kita mengoptimalkan sumber-sumber pendapatan. Dan alhamdulillah 9 fraksi menyatakan persetujuannya," Jelas Adhy, Senin (25/9/2023).

Adhy menambahkan terkait pembelanjaan daerah, harus dilakukan secara seksama dan mengedepankan skala prioritas dan kehati-hatian. Pembelanjaan dilakukan terhadap program yang mendukung visi misi Pemprov Jatim dalam mensejahterakan masyarakat.

"Kita lakukan pembelanjaan yang mendukung indeks kinerja utama dari gubernur, dan juga terkait indeks pencapaian daerah dan tidak lupa memperhatikan usulan dari masing-masing fraksi," tambah Adhy.

Terkait catatan yang diberikan oleh masing-masing fraksi terhadap rancangan P-APBD tahun 2023. Adhy menuturkan Pemprov akan selalu memperhatikan setiap usulan dari setiap fraksi. Bahkan beberapa usulan sudah dimasukkan ke dalam program Pemprov. 

"Terkait usulan fraksi pasti kita perhatikan, terutama yang menyentuh langsung kepada masyarakat seperti stunting dan kemiskinan ekstrem, itu semua sudah kita lakukan penambahan," pungkasnya.(*)

Tags:

P-APBD Jawa timur DPRD Jatim Adhy karyono perda anggaran