FTP UB Sambut Ribuan Maba dengan Jamu dan Gethuk Khas Malang

Jurnalis: Lutfia Indah
Editor: M. Rifat

19 Agustus 2023 10:54 19 Agt 2023 10:54

Thumbnail FTP UB Sambut Ribuan Maba dengan Jamu dan Gethuk Khas Malang Watermark Ketik
Mahasiswa FTP UB saat dikenalkan dengan produk gethuk dan jamu saat PKKMB (19/8/2023). (Foto: Lutfia/Ketik.co.id)

KETIK, MALANG –  

Terdapat sisi menarik pada kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Brawijaya (UB), Sabtu (19/8/2023).

Pasalnya 1048 mahasiswa baru dikenalkan dengan jajanan khas Jawa Timur yaitu gethuk saat makan siang di Gedung Samantha Krida.

Jajanan gethuk tersebut sebagai implementasi dari program center of excellent (COE) yang dimiliki oleh FTP UB. Tak hanya gethuk, mahasiswa baru tersebut juga disajikan jamu dari hasil kerja sama COE FTP UB dengan Jamoe Iboe.

"Ini sebenarnya menjadi trend FTP UB bahwa kita fakultas pertama yang memiliki COE di bidang ubi dan rimpang. Kita harus kenalkan itu pada mahasiswa bahwa potensi Jatim adalah di ubi dan rimpang. Sehingga riset mahasiswa bisa mengarah ke sana," ujar Dekan FTP UB Prof. Yusuf Hendrawan.

Mahasiswa baru juga dikenalkan bahwa gethuk sebagai salah satu upaya ketahanan pangan di Indonesia. Sehingga semakin meluas sosialisasi bahwa beras bukan satu-satunya sumber karbohidrat yang dapat dikonsumsi.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Dr. Ir. Mochammad Bagus Hermanto, selaku Wakil Dekan 3 Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kewirausahaan Mahasiswa.

"Ini juga untuk ketahanan pangan. Kalau sekarang kan anggapannya belum makan kalau tidak ada nasi. Padahal selain nasi juga ada ubi-ubian, salah satu produknya adalah gethuk. Kita kenalkan generasi muda bahwa ada makanan tradisional yang enak. Jadi tidak hanya diserbu oleh budaya luar, tapi budaya lokal kita kenalkan ke mahasiswa," jelas Bagus.

Ia menambahkan melalui COE milik FTP, dapat berdampak pada peluang usaha mahasiswa yang didasarkan pada hasil riset. Sehingga penerapan Tri Dharma Perguruan Tinggi dapat berimbas baik pada perekonomian masyarakat.

"Selain ketahanan pangan juga meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar, ekonomi kreatif, usaha yang bisa menghasilkan tambahan pemasukan pada masyarakat semua. Dengan bantuan kreativitas adik-adik di bidang digital juga. Mahasiswa sekarang kan generasi digital, banyak menggunakan media sosial untuk publikasi. Harapannya pangan lokal bisa juga mendunia," serunya.

Sebelumnya, FTP UB telah melakukan MoU dengan dunia industri. Di mana hasil-hasil riset FTP UB langsung dipergunakan untuk pengembangan produk pada beberapa perusahaan.

Bahkan FTP UB juga telah merencanakan untuk dibukanya COE kedua yang fokus pada bidang Bioenergi dan Biorefinery. COE tersebut direncanakan berhasil terealisasi pada tahun depan.(*)

Tags:

Gethuk Jamoe Iboe FTP UB PKKMB Universitas Brawijaya UB JAMU