Imbas Abu Vulkanik Gunung Marapi, Bandara Internasional Minangkabau Terpaksa Ditutup

Jurnalis: Husni Habib
Editor: Mustopa

1 Maret 2024 05:13 1 Mar 2024 05:13

Thumbnail Imbas Abu Vulkanik Gunung Marapi, Bandara Internasional Minangkabau Terpaksa Ditutup Watermark Ketik
Bandara Internasional Minangkabau. (Foto: Pemkot Padang)

KETIK, PADANG – Gunung Marapi di Sumatera Barat kembali mengalami erupsi, akibatnya Kantor Otoritas Bandara Wilayah V harus menutup operasional Bandara Internasional Minangkabau (BIM) di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar), Kamis (29/2/2024) sore.

Kepala Kantor Otoritas Bandara Wilayah VI Kapten Megi H. Helmiadi mengatakan, keputusan penutupan bandara tersebut dilakukan karena sebaran abu vulkanik Gunung Marapi yang berada di Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah Datar telah mencapai BIM. Hal ini tentu saja berbahaya bagi keselamatan penerbangan.

"Otoritas Bandara Udara Wilayah VI memerintahkan Angkasa Pura II BIM untuk menghentikan operasinya terhitung pukul 18.00 WIB," kata Megi.

Imbas dari penutupan tersebut tentu saja berdampak terhadap lalu lintas penerbangan dari dan menuju BIM, total terdapat 7 penerbangan yang terdampak dengan rincian 4 kedatangan dan 3 keberangkatan.

Pihak Otoritas Bandara Wilayah V meminta masyarakat untuk sabar dan memahami kondisi yang diakibatkan oleh bencana alam tersebut.

Pihaknya pun akan terus melakukan monitoring dan evaluasi untuk penerbitan Notice To Airmen (Notam) atau pemberitahuan. 

"Evaluasi dan monitoring akan terus kami lakukan setelah penerbitan Notam penutupan BIM," tambahnya.

Untuk diketahui sebaran abu vulkanik dampak buruk terhadap operasional penerbangan di bandara, salah satunya mampu menghambat sistem pemantau kecepatan udara yang merupakan bagian penting ketika terbang dan mendarat. selain itu juga dapat mengganggu sistem navigasi dan peralatan elektronik lainnya.(*)

Tombol Google News

Tags:

erupsi Gunung Marapi bandara internasional minangkabau otoritas bandara abu vulkanik