Jaga Kebersihan, Warga Cianjur Diminta Pilah Sampah Sebelum Dibuang

Jurnalis: Wandi Ruswannur
Editor: M. Rifat

7 Maret 2024 01:00 7 Mar 2024 01:00

Thumbnail Jaga Kebersihan, Warga Cianjur Diminta Pilah Sampah Sebelum Dibuang Watermark Ketik
Petugas sedang melakukan pembersihan rutin (06/03/2024) (Foto: Humas Pemkab Cianjur)

KETIK, CIANJUR – Dalam upaya menjaga kebersihan dan menciptakan kenyamanan, warga masyarakat di Kabupaten Cianjur diminta untuk memilah sampah terlebih dahulu sebelum dibuang.

"Pagi hari ini saya bersama DLH, PUPR, KIMRUN, SatpolPP, BPBD, Kecamatan, Kelurahan, dan Asda 2 serta instanti terkait lainnya, melaksanakan pembersihan sampah di sepanjang jalan Kota Cianjur," kata Bupati Cianjur, H. Herman Suherman, Rabu (6/3/2024).

Kata H. Herman, beberapa hari lalu, TPA Pasir Sembung sudah ditutup karena sudah tidak bisa lagi untuk menampung sampah, dan dipindahkan secara bertahap ke Desa Mekarsari di Cikalongkulon, namun masih terkendala dengan jalan masuk yang masih belum selesai pengerjaannya.

"Sekarang jalan masuk ke TPST Mekarsari sudah selesai pengerjaannya dan sudah melakukan pembelian kendaraan pengangkut sampah yang baru, kita langsung hari ini melaksanakan perbersihan dan pengangkutan secara bertahap dengan seluruh kendaraan bak terbuka yang dimiliki oleh OPD di Kabupaten Cianjur," ujarnya.

Pihaknya menuturkan, selain menggunakan kendaraan bak terbuka milik OPD, juga telah menyewa beberapa truck untuk mempercepat pembersihan dan pengangkutan sampah hari ini dan dibawa langsung ke TPST Mekarsari.

"Sehingga di sepanjang jalan di Kota Cianjur clear bebas dari sampah yang berserakan dan mengganggu kenyamanan warga dan juga pengendara jalan, karena dikhawatirkan kalau terus turun hujan, maka sampah akan dapat menyebabkan banjir di sekitar Kota Cianjur," imbuhnya.

Bupati Cianjur mengajak untuk bersama-sama menjaga Kota Cianjur yang dicintai ini dari sampah, dengan mulai memilah dan memilih sampah sejak dari rumah, mana sampah yang masih bisa dimanfaatkan dan mana yang tidak bisa dimanfaatkan lagi.

"Di mana sisanya silahkan bisa dibuang ke tempat sampah di pinggir jalan mulai dari jam 6 sore sampai dengan jam 6 pagi, sehingga siang hari jalan di kota Cianjur bebas dari keberadaan sampah," pesannya menambahkan.

Menurutnya, kalau masih ada sampah yang masih berserakan di sekitar Kota Cianjur boleh di informasikan ke sosial medianya melalui DM atau inbox dan sertakan foto atau titik koordinat keberadaan sampahnya.

"Mari kita biasakan memilah sampah di rumah sebelum dibuang, mana sampah yang masih bisa dimanfaatkan atau dijual kembali, atau sampah organik yang bisa dibuat pakan ternak atau ikan, dan sisanya baru dibuang ke tempat sampah agar bisa diangkut ke tempat pembuangan akhir di Cikalongkulon," terangnya.

Lantas, Bupati menerangkan jika sampah yang selama ini dianggap masalah sebetulnya masih bisa menjadi berkah bagi sebagian orang dengan cara diolah kembali menjadi produk yang bermanfaat lainnya.

"Dengan cara disiplin memilah dan memilih sampah yang bisa dimanfaatkan, Insya Allah akan dapat mengurangi volume sampah di TPST dan hasil sampah yang dimanfaatkan tersebut bisa kita gunakan untuk membayar atau membeli kebutuhan lainnya," ucapnya.

"Mari kita bersama-sama pemerintah dan TPS3R di wilayahnya masing-masing mengolah sampah menjadi lebih bermanfaat lagi bagi kita dan makhluk hidup lainnya di sekitar kita," tukasnya. (*)

Tags:

kebersihan Cianjur Herman Suherman TPST Cikalongkulon