Jelang Puasa, Kompak Gandeng Kejari Jombang Bersihkan Musala dan Santuni Anak Yatim

Jurnalis: Moch Khaesar
Editor: M. Rifat

9 Maret 2024 11:45 9 Mar 2024 11:45

Thumbnail Jelang Puasa, Kompak Gandeng Kejari Jombang Bersihkan Musala dan Santuni Anak Yatim Watermark Ketik
Kajari Jombang Agus Candra (kiri) ikut memasang karpet sajadah untuk salat di musala Baithul Mu’minin, Dusun Sarangan, Desa Jarak, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang, Jumat, (8/3/2024). (Foto: Khaesar/Ketik.co.id)

KETIK, JOMBANG – Menjelang puasa, Komunitas Media Pengadilan dan Kejaksaan (Kompak) menggandeng Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim melalui Kejari Jombang melakukan bakti sosial dan bersih-bersih musala. Kali ini musala Baithul Mu’minin, Dusun Sarangan, Desa Jarak, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang, Jumat, (8/3/2024) dibersihkan serta diberikan peralatan seperti karpet untuk melakukan ibadah salat terawih maupun ibadah lainnya.

Ketua Kompak Budi Mulyono, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan yang digelar setiap tahun hasil dari uang sedekah yang dikumpulkan anggota Kompak setiap hari jumat. Dari dana tersebut para wartawan yang biasa melakukan peliputan di pengadilan dan kejaksaan membelikan alat-alat untuk membersihkan.

“Dari uang tersebut kita bisa sedikit membantu masyarakat dengan kegiatan baksos ini yang mana bisa menjadikan musalah ini bisa digunakan untuk beribadah selama bulan suci ramadan,” ujarnya.

Selain bakti sosial di Mushola Baithul Mu’minin menjadi momentum bagi kolaborasi antara berbagai pihak dalam menjalankan aksi kebaikan dan membangun komunitas yang lebih baik.

“Terima kasih juga kepada Kajati Jatim Mia Amiati dan Kejaksaan Negeri Jombang yang memberikan dukungan dan apresiasi terhadap kegiatan Kompak. Dengan semangat kolaborasi  diharapkan bisa memberikan manfaat yang lebih besar bagi seluruh masyarakat," terang Budi.

Sementara Kajari Jombang, Agus Chandra mengungkapkan rasa syukur atas kesempatan berkumpul bersama para jurnalis di Mushola Baithul Mu’minin dalam bakti sosial bersama  masyarakat.

“Orang tua jompo dan anak-anak yatim membutuhkan perhatian dan bantuan dari kita semua. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat seperti ini sangatlah penting untuk memastikan mereka mendapatkan dukungan yang mereka butuhkan,” ujarnya.

Mantan Kasi Datun Kejari Surabaya menilai kegiatan yang dilakukan merupakan langkah positif yang dilakukan oleh Kompak. Diharapkan, kompak tetap melakukan program pengabdian kepada masyarakat ini dan lebih bagus lagi dapat melakukan kolaborasi dengan Kejaksaan Negeri yang ada di wilayah Provinsi Jawa Timur.

“Saya mengapresiasi akibat dari kegiatan yang diprakarsai oleh kompak di Wonosalam ini. Justru bagi Kejaksaan Negeri, ini merupakan awal dari kolaborasi kami dengan pemerintah daerah melalui kecamatan dan pemerintah desa terkait dengan percepatan pembangunan dan percepatan investasi di Kecamatan Wonosalam ini. Ini luar biasa,” ungkapnya.

Usai mengelar baksos, kebersamaan antara Kompak dan kejaksaan dan masyarakat kian terjalin hangat lewat acara Ngabari (Ngopi Bareng Kajari) di Balai Desa.

Para wartawan disuguhi Durian Bido Wonosalam yang memiliki rasa khas manis sedikit sensasi pahit. Selain itu juga mencicipi Kopi Excelsa hasil dari produksi para petani. Diketahui, Kecamatan Wonosalam adalah salah satu lumbung penghasil kopi Excelsa terbesar di Indonesia yang kini sudah masuk pasar dunia.

Tidak hanya itu, anggota Kompak mengunjungi kediaman Henock Kurniawan yang merupakan salah satu pendiri Kompak untuk memberikan sedikit santunan kepada keluarganya. "Santunan ini untuk meringankan beban keluarga anggota kita yang sudah tiada untuk bisa menjalankan ibadah puasa dengan tenang dan nyaman," beber Budi. (*)

Tags:

Baksos bersih bersih musala Kejari Jombang Kompak Kejaksaan Pengadilan Wartawan