Jelang Ramadan, Pemkot Gorontalo Fokus Kendalikan Inflasi

Jurnalis: Husni Habib
Editor: Mustopa

4 Maret 2024 04:57 4 Mar 2024 04:57

Thumbnail Jelang Ramadan, Pemkot Gorontalo Fokus Kendalikan Inflasi Watermark Ketik
Wali Kota Gorontalo Marten Taha saat meninjau pelaksanaan pasar murah. (Foto: Pemkot Gorontalo)

KETIK, GORONTALO – Pemerintah Kota (Pemkot) Gorontalo terus berupaya agar angka inflasi tetap terjaga terutama menjelang bulan Ramadan.

Berdasarkan data terkini, inflasi Kota Gorontalo berada di angka 1,9 persen. Angka ini merupakan yang terendah jika dibandingkan dengan daerah lain di Kota Gorontalo.

Wali Kota Gorontalo Marten Taha mengatakan, pihaknya akan terus berupaya menjaga angka serendah mungkin untuk menjaga daya beli masyarakatnya.

Selama ini inflasi dipicu kenaikan sejumlah bahan pokok di pasaran seperti beras, cabai, tomat, bawang dan lain sebagainya.

"Harga bahan pokok naik bisa memicu kenaikan inflasi," kata Marten.

Untuk mengatasi kenaikan harga bahan pokok ini, lanjut Marten, pihaknya menggandeng pihak-pihak terkait. Misalnya menangani kenaikan harga beras.

Kata Marten, Pemkot Gorontalo bekerjasama dengan Bulog untuk mengefektifkan beras SPHP dan bantuan cadangan beras pemerintah.

"Cadangan beras yang tersedia saya sudah instruksikan untuk tidak ditahan-tahan dan harus segera didistribusikan," tambahnya.

Selain itu, lanjut Marten, Pemkot Gorontalo juga kerap melaksanakan operasi pasar. Operasi pasar tersebut tidak hanya menjual beras, tetapi juga aneka kebutuhan lainnya Seperti, rica, bawang, tomat.

Pemkot Gorontalo juga bekerjasama dengan daerah penghasil berbagai hasil bumi untuk mengirimkan hasil panen mereka guna menjaga stok pangan tetap tersedia.

"Misalnya kerja sama dengan Kabupaten Gorut, Kota Palu, dan daerah-daerah penghasil barang-barang kebutuhan pokok lainnya," pungkasnya.(*)

Tombol Google News

Tags:

Ramadan bahan pokok Inflasi Pemkot Gorontalo Marten Taha Pasar Murah