KETIK, JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto resmi melantik jajaran menteri Kabinet Merah Putih pada Senin 21 Oktober 2024.
Salah satu yang menarik perhatian di pelantikan kali ini, pada Minggu 20 Oktober 2024 saat pengumuman nama-nama menteri, Luhut tak ada di jajaran para menteri.
Namun, saat pelantikan Luhut Binsar Pandjaitan nampak hadir dengan menggunakan jas hitam serta dasi yang senada berwarna biru.
Prabowo Subianto resmi melantik Luhut Binsar Pandjaitan sebagai Dewan Ekonomi Nasional untuk melengkapi Kabinet Merah Putih Prabowo-Gibran periode 2024-2029, berikut profil singkat Luhut Binsar Pandjaitan.
Sepak Terjang Luhut Binsar Pandjaitan
Luhut Binsar Pandjaitan adalah seorang tokoh militer dan politik Indonesia yang memiliki peran penting dalam pemerintahan, terutama di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo.
Luhut lahir pada 28 September 1947 di Simargala, Tapanuli, Sumatera Utara.
Opa Luhut -sapaan akrabnya- merupakan lulusan Akademi Militer Nasional (AMN) pada tahun 1970.
Dia mengawali kariernya di Komando Pasukan Khusus (Kopassus), di mana dia banyak terlibat dalam operasi-operasi militer penting.
Pangkat tertinggi yang pernah diraih Luhut adalah Letnan Jenderal TNI. Selama masa dinasnya, Luhut pernah menjabat sebagai Komandan Pendidikan dan Latihan Kopassus dan Komandan Jenderal Kopassus. Setelah pensiun dari militer, Luhut terjun ke dunia politik.
Pada masa pemerintahan Presiden Abdurrahman Wahid, dia diangkat sebagai Menteri Perindustrian dan Perdagangan.
Di bawah pemerintahan Presiden Joko Widodo, peran Luhut semakin besar, dengan beberapa posisi strategis.
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi: Posisi ini membuatnya bertanggung jawab atas koordinasi berbagai kebijakan di sektor maritim, sumber daya alam, energi, dan investasi.
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (sementara): Luhut juga pernah menjabat sebagai Menko Polhukam pada 2015 sebelum diangkat sebagai Menko Maritim.
Selain itu, ia juga dipercaya sebagai Penanggung Jawab Proyek-proyek Strategis. Luhut kerap dipercaya oleh Presiden Jokowi untuk menangani proyek-proyek strategis, termasuk hubungan dengan investor asing dan upaya mitigasi pandemi Covid-19 di Indonesia.
Di luar pemerintahan, Luhut juga terlibat dalam dunia bisnis. Ia mendirikan Toba Sejahtra Group, yang memiliki kepentingan di berbagai sektor, seperti energi, perkebunan, dan pertambangan.
Opa Luhut memiliki latar belakang pendidikan yang kuat, termasuk pendidikan di George Washington University di Amerika Serikat.
Dia juga menerima berbagai penghargaan dari dalam dan luar negeri atas jasa-jasanya, baik di bidang militer maupun sipil.
Luhut sering disebut sebagai salah satu tokoh paling berpengaruh di lingkaran Presiden Joko Widodo, dan memiliki peran sentral dalam banyak kebijakan pemerintah. Khususnya yang berkaitan dengan investasi, energi, dan isu strategis nasional. (*)
Luhut Binsar Pandjaitan Dilantik Jadi Dewan Ekonomi Nasional, Berikut Sepak Terjangnya
21 Oktober 2024 16:55 21 Okt 2024 16:55



Tags:
Prabowo Subianto Luhut Binsar Pandjaitan Profil Luhut Binsar Dewan Ekonomi Nasional Kabinet Merah PutihBaca Juga:
Pesona Pantai Balekambang Malang, dari Pasir Putih hingga Pura Mirip Tanah LotBaca Juga:
4 Rekomendasi Tempat Wisata Liburan Idulfitri One Stop Tourism di Kabupaten MalangBaca Juga:
556 Petugas Gabungan Jaga Malam Takbiran di Kabupaten MalangBaca Juga:
Pencuri Spesialis Rumah Kosong di Gondanglegi Ternyata Mantan Ayah Tiri KorbanBaca Juga:
Libur Hari Raya Idulfitri, Ini 4 Jenis Angkutan Barang yang Dibatasi di Kabupaten MalangBerita Lainnya oleh Shinta Miranda

3 April 2025 11:00
Tercatat 44 Ribu Penumpang KAI Daop 8 di H+2 Lebaran 2025

3 April 2025 10:38
Serbu! KAI Hadirkan Promo Arus Balik, Berikut Kereta Jarak Jauh yang Dapat Potongan Harga

3 April 2025 08:00
Memahami Kualitas Air Minum: Perbedaan Air Mineral dan Air Demineral

2 April 2025 21:00
Waspada! Inilah Makanan Penyebab Bau Badan yang Perlu Dibatasi

2 April 2025 16:00
Cara Mengurus SKCK di 2025: Berikut Syarat, Proses dan Biaya Terbaru

2 April 2025 08:44
Kabar Duka: Aktor Senior Ray Sahetapy Meninggal Dunia di Usia 68 Tahun

Trend Terkini

28 Maret 2025 23:41
Perjuangan Siti Lutfiyatul Kharisma, Mahasiswi UINSA Finalis Aksi Indonesia Asal Pelosok Desa Senori Tuban

31 Maret 2025 04:29
Lebaran Idul Fitri, Satu Dusun di Probolinggo Terisolir

30 Maret 2025 13:35
Sambat Bunda vs Wadul Guse: Efisiensi atau Pemborosan Anggaran? Studi Kasus Jember-Lumajang

27 Maret 2025 21:54
Mudik Gratis Disambut Meriah, Ratusan Warga Jepara Pulang Kampung Tanpa Biaya

31 Maret 2025 15:40
Usai Sholat Idulfitri, Bupati Situbondo Makan Bersama Ala Santri
Trend Terkini

28 Maret 2025 23:41
Perjuangan Siti Lutfiyatul Kharisma, Mahasiswi UINSA Finalis Aksi Indonesia Asal Pelosok Desa Senori Tuban

31 Maret 2025 04:29
Lebaran Idul Fitri, Satu Dusun di Probolinggo Terisolir

30 Maret 2025 13:35
Sambat Bunda vs Wadul Guse: Efisiensi atau Pemborosan Anggaran? Studi Kasus Jember-Lumajang

27 Maret 2025 21:54
Mudik Gratis Disambut Meriah, Ratusan Warga Jepara Pulang Kampung Tanpa Biaya

31 Maret 2025 15:40
Usai Sholat Idulfitri, Bupati Situbondo Makan Bersama Ala Santri
