Menag Tinjau Mina, Toilet Bertambah, Dapur Oke, Layanan Siap 99 Persen

Jurnalis: S. Widodo
Editor: Rudi

21 Juni 2023 21:35 21 Jun 2023 21:35

Thumbnail Menag Tinjau Mina, Toilet Bertambah, Dapur Oke, Layanan Siap 99 Persen Watermark Ketik
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas meninjau ke Mina, Rabu (21/6/2023). (Foto: Kemenag RI)

KETIK, JAKARTA – Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Rabu (21/6/2023) meninjau kesiapan layanan jemaah haji Indonesia di Mina. Menag melihat kesiapan tenda, dapur, dan juga toilet yang akan digunakan jemaah selama tiga atau empat hari. Sehari sebelumnya, Menag telah meninjau layanan jemaah haji di Arafah.

Baik di Arafah maupun Mina, layanan jemaah haji disiapkan oleh pihak Masyariq, perusahaan penyedia layanan di Masya’ir (Arafah, Muzdalifah, dan Mina) untuk jemaah haji. 

Masyariq merupakan pengembangan bentuk kelembagaan dari muasasah. Sebelum 2022, penyedia layanan untuk jemaah haji Indonesia di Masya’ir dikenal dengan nama Muasasah Asia Tenggara (Muasasah Janub Syarq Asia). Saat itu, pelayanannya terbatas kepada negara-negara Asia Tenggara. Setelah menjadi perusahaan, namanya berubah menjadi Masyariq dan layanannya lebih luas, tidak terbatas negara Asia Tenggara,  tapi bisa untuk kawasan lainnya.

Di Mina, Menag meninjau Maktab 40, Tenda Misi Haji Indonesia, serta Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI). Hadir, Dubes RI di Saudi Abdul Aziz, Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Hilman Latief, Irjen Kemenag Faesal AH, Ketua Dewan Direksi Perusahaan Masyariq Dzahabiyah M Amin Indragiri beserta jajarannya, para Staf Khusus dan Staf Ahli Menteri Agama, Konjen RI di Jeddah Eko Hartono, Konsul Haji KJRI Jeddah Nasrullah Jasam, serta jajaran Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 1444 H/2023 M.

“Salah satu yang paling penting toilet. Toilet per maktab sudah ditambah 28. Semoga ini akan dapat memperpendek antrean jemaah. Tempat wudu juga sudah baik, tinggal bagaimana panduan pemakaian kepada para jemaah,” terang Menag di Mina, Rabu (21/6/2023).

“Saya juga melihat untuk penyandang disabilitas sudah ada akses dan toilet khusus. Saya kira ini perubahan yang sangat signifikan dari pelayanan terhadap jemaah haji Indonesia,” lanjutnya.

Selain toilet, Menag juga meninjau dapur untuk memasak makanan jemaah haji selama di Mina. Menurut Gus Men, panggilan akrabnya, kondisi dapur baik, bersih, dan juga lebih luas dari tahun lalu.

“Layanan konsumsi oke, ga ada masalah saya kira. Saya sudah lihat dapurnya, bersih, luas, dan lebih dingin. Nanti makanan diantar. Jemaah tidak perlu ambil ke dapur,” ujarnya.

KKHI di Mina juga relatif lebih luas. Meski sudah ada pendingan, Menag meminta kepada pihak Masyariq agar khusus pada KKHI ditambahkan standing AC.

Selama di Mina, jemaah haji Indonesia akan tinggal di tenda yang dilengkapi dengan pendingin udara, hamparan karpet merah, dan kasur busa. Menag minta agar pendingin udara tidak langsung diarahkan ke bawah. Sebab, banyak jemaah yang merasa kedinginan dan kurang nyaman.

Menag melihat persiapan layanan di Mina sudah mencapai 99%. Menag berharap dalam dua hari ke depan, semua persiapan sudah selesai.

“Mudah mudahan apa yang diberikan ini semakin memperlancar, mempermudah, dan membuat nyaman jemaah haji kita dalam menunaikan ibadahnya saat di Mina,” tandasnya. (*)

Tags:

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Mina jemaah haji Indonesia dapur oke tpilet bertambah