Pembangunan ART di Surabaya akan Terintegrasi dengan SRRL

Jurnalis: Husni Habib
Editor: Mustopa

9 Juni 2024 05:13 9 Jun 2024 05:13

Thumbnail Pembangunan ART di Surabaya akan Terintegrasi dengan SRRL Watermark Ketik
Ilustrasi kereta berpenggerak listrik. (Foto: MRT Jakarta)

KETIK, SURABAYA – Dalam rencana pembangunan Autonomous Rapid Transit (ART) yang akan dilakukan pengkajiannya pada tahun 2025 mendatang, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menegaskan nantinya pembangunan ART akan terintegrasi dengan rencana pembangunan Surabaya Regional Railway Line (SRRL).

SRRL smerupakan kereta berpenggerak listrik yang menghubungkan beberapa wilayah penopang Surabaya seperti Sidoarjo, Gresik, Mojokerto dan Lamongan. Dalam pembangunannya, khusus SRRL akan menggunakan dana dari APBN sedangkan ART akan di-cover penuh APBD Kota Surabaya.

Rencana pembangunan SRRL ini dilakukan untuk menggantikan Mass Rapid Transit (MRT) yang biayanya terlalu besar, yakni mencapai Rp2,3 triliun per kilometer. Dengan biaya sebesar itu tentu Pemkot Surabaya merasa keberatan karena APBD Kota Surabaya hanya berkisar Rp10 triliun.

"Untuk ART ini kan biayanya masih masuk ke kita yakni sekitar Rp500 hingga Rp600 miliar per 7 kilometer. Sehingga bisa kita menggunakan APBD Kota Surabaya," jelas Eri kepada Ketik.co.id.

"SRRL ditargetkan beroperasi tahun 2029, ini kan antar kota. Sedangkan ART kan dalam kota jadi harus beriringan agar transportasinya terintegrasi," imbuhnya.

Selain rencana pembangunan ART dan SRRL, Pemkot Surabaya juga akan memperbanyak angkutan bus dan feeder di Kota Surabaya. Angkutan ini berguna untuk menjangkau masyarakat Kota Surabaya hingga ke perkampungan.

Diharapkan permasalahan transportasi di Surabaya yang selama ini dikeluhkan masyarakat bisa segera terselesaikan. Mengingat transportasi juga berperan penting untuk mendongkrak mobilitas dan perekonomian suatu wilayah.

"Jadi nanti begitu ART jadi, SRRL jadi kita perbanyak bus dan feeder hingga ke perkampungan. Karena mereka ini kan angkutan pengumpan," pungkasnya.(*)

Tombol Google News

Tags:

transportasi ART SRRL mobilitas Pemkot Surabaya Eri Cahyadi