Pemkot Pagaralam Bantu Pengusaha Tahu, Subsidi Selisih Bayar Kedelai

Jurnalis: Almi Raisyah
Editor: Marno

30 November -1 00:00 30 Nov -1 00:00

Thumbnail Pemkot Pagaralam Bantu Pengusaha Tahu, Subsidi Selisih Bayar Kedelai Watermark Ketik
Wali Kota Pagaralam Alpian Maskoni memberikan arahan kepada pelaku IKM industri tahu dan tempe di Pagaralam dalam launching Subsidi Selisih Harga Bayar Kedelai. (Foto; Al/Ketik.co.id)

KETIK, PAGAR ALAM  Untuk meningkatkan stok kedelai bagi industri tahu dan tempe menghadapi kemarau panjang yang sering disebut dengan Elnino, Pemerintah Kota (Pemkot) Pagaralam melalui Disperindagkop dan UKM setempat memberikan subsidi selisih harga bayar kedelai bagi Industri Kecil Menengah (IKM).

Kepala Disperindagkop dan UKM Kota Pagaralam, Hermansyah SE MSc menuturkan tujuan dari kegiatan ini untuk meningkatkan stok kedelai bagi industri tahu dan tempe, terutama dalam  menghadapi kemarau panjang.

Tujuan lainnya, untuk meningkatkan produktivitas kedelai, perajin tahu dan tempe di Pagaralam serta menjaga kestabilan harga kedelai.

“Sasaran subsidi selisih harga kedelai ini yakni ada 86 pengusaha tahu dan tempe di wilayah Kota Pagaralam, berupa pemberian subsidi pembelian bahan baku kedelai untuk industri tahu dan tempe," ujarnya.

"Setiap pelaku usaha IKM akan mendapatkan subsidi sebesar Rp 5 ribu per kilogram kedelai, untuk 50 kg per hari selama 30 hari yang dibagi dalam 4 tahapan, dengan waktu pelaksanaan dimulai dari 7 Agustus 2023 dan berlaku selama 30 hari,” tuturnya.

Ditambahkan Hermansyah, anggaran subsidi ini bersumber dari Anggara Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Pagaralam tahun anggaran 2023, Dana Insentif Daerah (DID).

“Dana DID ini tidak serta merta didapatkan Pemkot Pagaralam, melainkan ada sebab dan musababnya. Terutama itu adalah prestasi dari program-program pokok Wali Kota Pagaralam yang diakui dan dinilai berhasil baik itu dari daerah, provinsi maupun pusat,” papar Hermansyah. (*)

 

Tags:

tahu IKM kelompok usaha subsidi pemeritah bantu wako Alpian