Peringati 75 Tahun Hubungan Bilateral, Indonesia-AS Perkuat Kemitraan

Jurnalis: Muhammad Faizin
Editor: Mustopa

22 April 2024 04:09 22 Apr 2024 04:09

Thumbnail Peringati 75 Tahun Hubungan Bilateral, Indonesia-AS Perkuat Kemitraan Watermark Ketik
Menkeu Sri Mulyani Indrawati saat berbicara dalam High Level Roundtable dan resepsi peringatan 75 tahun hubungan bilateral Indonesia-Amerika Serikat. (Istimewa/KBRI Washington DC)

KETIK, JAKARTA – Indonesia dan Amerika Serikat sepakat untuk berkomitmen meningkatkan kemitraan dagang dalam hubungan diplomatik kedua negara. Hal itu mengemuka dalam High Level Roundtable dan Resepsi yang menandai dimulainya peringatan 75 tahun hubungan bilateral Indonesia-Amerika Serikat.

Acara yang digelar Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Washington DC ini turut dihadiri oleh Menteri Keuangan RI dan Gubernur BI, serta Guests of Honor yaitu Undersecretaries dan Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Perdagangan AS.

"Dalam beberapa tahun terakhir, Indonesia telah berhasil mencapai performa ekonomi  yang baik dan kemajuan yang dicapai di berbagai bidang, seperti investasi sumber daya manusia, reformasi kesehatan, dan transisi energi. Kita berharap agar kemitraan yang baik dengan AS akan terus berlanjut, berdasarkan rasa hormat, saling pengertian dan kepercayaan," ujar Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam sambutannya pada forum bisnis dan resepsi tingkat tinggi bertema “Penguatan Sinergi Indonesia-AS untuk Pertumbuhan Ekonomi yang Berkelanjutan” pada Jumat (19/04/2024) lalu. 

Foto Menkeu Sri Mulyani Indrawati saat berbicara di depan pelaku bisnis dan diplomat di AS. (Istimewa/KBRI Washington)Menkeu Sri Mulyani Indrawati saat berbicara di depan pelaku bisnis dan diplomat di AS. (Istimewa/KBRI Washington)

Forum yang juga digelar untuk memperingati 40 tahun HUT Dewan Bisnis AS-ASEAN (USABC) ini juga dihadiri oleh pejabat tinggi pemerintah, pemimpin bisnis dan para ahli dari Indonesia dan AS guna menggali peluang-peluang untuk memperkuat kerja sama ekonomi kedua negara.

Gubernur BI, Perry Warjiyo menggarisbawahi ketangguhan ekonomi Indonesia dan kebijakan makroekonomi yang prudent oleh Bank Indonesia.

"Langkah-langkah ini tidak hanya akan memperkuat lanskap perekonomian Indonesia, namun juga menjadi fondasi bagi kolaborasi yang lebih mendalam dengan mitra-mitra di AS," ujar Perry. 

Foto Gubernur BI Perry Warjiyo saat berbicara dengan Under Secretary Kementerian Luar Negeri AS Jose Fernandez. (Istimewa/ KBRI Washington DC)Gubernur BI Perry Warjiyo saat berbicara dengan Under Secretary Kementerian Luar Negeri AS Jose Fernandez. (Istimewa/ KBRI Washington DC)

Ida Bagus Made Bimantara, Kuasa Usaha Ad Interim dalam sambutan pembukanya mengangkat mengenai peluang kemitraan-kemitraan pada sektor-sektor prioritas seperti energi terbarukan, infrastruktur dan teknologi.

“Dengan memperkuat konektivitas antara SDM terbaik Indonesia dan perusahaan-perusahaan yang inovatif, kita dapat membuka semakin banyak kemitraan baru yang mendorong pertumbuhan berkelanjutan di sektor-sektor prioritas, seperti energi terbarukan, infrastruktur, dan teknologi," tutur Bagus. 

Memanfaatkan momentum Kemitraan Strategis Komprehensif yang dideklarasikan oleh Presiden Joko Widodo dan Presiden Joe Biden pada bulan November 2023, forum juga menghadirkan diskusi yang mendalam tentang penguatan dan implementasi kolaborasi di bidang energi terbarukan, pengembangan SDM, dan kemajuan teknologi.

Acara dimaksud juga menghadirkan Tamu Kehormatan, antara lain Under Secretary Kementerian Luar Negeri AS Jose Fernandez dan Under Secretary Kementerian Perdagangan AS Marisa Lago, yang menegaskan komitmen AS untuk bekerja sama secara erat dengan Indonesia dalam mengimplementasikan Kemitraan Strategis Komprehensif dan meraih peluang-peluang kerja sama di masa depan.

Kathy Wu, Regional President BP untuk Asia Pasifik, menegaskan kembali komitmen BP dalam mendukung transisi energi Indonesia, perwujudan dari semangat kemitraan dan kemajuan.

"Acara ini bukan sekedar forum, melainkan juga katalis untuk tercapainya era baru inovasi, kerja sama, dan kesejahteraan bersama antara Indonesia dan Amerika Serikat," tutur Kathy. (*) 

Tags:

Indonesia Amerika Serikat KBRI Washington DC Sri Mulyani Menteri Keuangan Gubernur BI Perry Warjiyo