PT INKA Ekspor 60 Gerbong ke Selandia Baru

Jurnalis: Ian Alfatih
Editor: Naufal Ardiansyah

1 Februari 2024 12:05 1 Feb 2024 12:05

Thumbnail PT INKA Ekspor 60 Gerbong ke Selandia Baru Watermark Ketik
Rangkaian gerbong kereta api yang akan dikirim ke Slandia Baru. (Foto: Dok. INKA)

KETIK, MADIUN – PT INKA (Persero) bersama anak perusahaannya, PT IMS, kembali melakukan ekspor ke Selandia Baru. Sebanyak 60 unit gerbong barang bertipe "container flat top (CFT) wagon 50Ft" yang merupakan "Batch-1" dari proyek 450 unit gerbong ke KiwiRail itu diberangkatkan dari Kota Madiun, Rabu (31/1/2024).

"Kami berterima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung langkah ini dan seluruh karyawan INKA Grup yang telah bekerja keras untuk memastikan kesuksesan ekspor gerbong barang ini," ujar Direktur Utama PT INKA (Persero) Eko Purwanto.

Eko memerinci total 450 gerbong barang CFT Wagon tersebut merupakan pesanan UGL Rail Services Pty Ltd ke KiwiRail - Selandia Baru yang akan diselesaikan hingga November 2024.

Adapun 450 CFT Wagon tersebut berupa "underframe" tanpa instalasi komponen "bogie" dan "coupler". Spesifikasi umum gerbong dibagi menjadi dua tipe, yakni ukuran 40Ft dan 50Ft yang didesain oleh UGL di Newcastle Australia dengan berat kosong sekitar 15,2 - 17,1 ton dan maksimum daya angkut 62,9 ton.

"Dengan ekspor ini, kami berharap dapat memperkuat hubungan bisnis dan terus berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi nasional melalui solusi transportasi terbaik dengan fokus pada kualitas, keberlanjutan, dan keamanan yang andal bagi pelanggan di seluruh dunia," paparnya.

Foto Seremoni Pelepasan Container Flat Top Wagon Batch-1 ke KiwiRail - New Zealand ditandai dengan pengibaran bendera (DOKUMENTASI INKA)Seremoni Pelepasan Container Flat Top Wagon Batch-1 ke KiwiRail - New Zealand ditandai dengan pengibaran bendera. (Foto: Dok. INKA)

Sebelumnya, INKA Grup telah menyelesaikan proyek 262 CFT Wagon pada Agustus 2023. Selain proyek ekspor, saat ini PT INKA (Persero) sedang menyelesaikan pesanan PT KAI (Persero) berupa 612 Kereta Penumpang New Generation yang pengiriman pertamanya dimulai dari Desember 2023.

Lima rangkaian kereta Penumpang New Generation di antaranya telah dioperasikan pada Kereta Argo Dwipangga, Argo Lawu, Taksaka, dan Argo Bromo Anggrek.

Selain itu, INKA juga menggarap proyek retrofit KRL KAI Commuter. Dalam proyek tersebut, PT INKA (Persero) telah menerima 1 trainset KRL tipe TM05 tahun produksi 1988. Proses retrofit akan membutuhkan waktu selama 13-15 bulan sejak ditandatangani pada November 2023.

Retrofit KRL kali ini merupakan sinergi dari kelanjutan kontrak sebelumnya dimana PT KCI dan PT INKA (Persero) juga telah menandatangani kontrak untuk pengadaan 16 trainset KRL baru. (*)

Tombol Google News

Tags:

INKA eksport Kereta Api Kota Madiun madiun