Sebanyak 795 Warga Rangkah Dapat Pelayanan Medis

Jurnalis: Moch Khaesar
Editor: Marno

22 Agustus 2023 15:15 22 Agt 2023 15:15

Thumbnail Sebanyak 795 Warga Rangkah Dapat Pelayanan Medis Watermark Ketik
Masyarakat Rangkah mendapatkan pelayanan kesehatan yang digelar Pondok Pesantren Tahsinul Akhlaq Bahrul Ulum, Rangkah, Surabaya, bersama Djarum Foundation, Selasa (22/8/2023). (Foto : M.Khaesar/Ketik.co.id)

KETIK, SURABAYA – Sebanyak 795 warga Rangkah Surabaya mendapatkan pelayanan medis yang digelar Pondok Pesantren Tahsinul Akhlaq Bahrul Ulum, Rangkah, Surabaya, menggandeng Djarum Foundation.

Acara ini digelar dengan program Djarum Sumbangsih Sosial dengan melakukan pemeriksaan kesehatan seperti THT (Tenggorokan Hidung Telinga), pemeriksaan umum, pemeriksaan Gigi, dan Syaraf, dengan dibantu oleh Yayasan Bangun Sehat Indonesiaku (YBSI), dan Rabithah Ma’had Islamiyah Nahdlatul Ulama (RMI NU) Jawa Timur.

"Awalnya kami menyediakan 500 kupon pemeriksaan ternyata yang datang mencapai 795 orang semua masyarakat yang mau berobat monggo. Nanti juga dapat obat generik gratis," ucap Ketua Umum YBSI, Virly Mavitasari, Selasa (22/8/2023).

Virly mengatakan pasien yang datang itu didominasi kaum lansia. Dalam kegiatan ini menerjunkan 30 dokter, baik dokter umum maupun spesialis untuk memberikan layanan kepada masyarakat. "Dari pemeriksaan ini banyak masyarakat yang mendapatkan bantuan pemeriksaan kesehatan," bebernya.

Sementara itu, Ketua Ponpes Tahsinul Akhlaq Bahrul Ulum M. Ghozi Ubaidillah Mashduqi sebagai tuan rumah mengucapkan rasa terima kasihnya kepada YBSI dan Djarum Foundation. "Meski melebihi target, pelayanan kesehatan tidak penuh sesak dan sampai berujung chaos," ucapnya.

Ketua PC RMI NU Kota Surabaya tersebut  mengatakan banyak sekali warga di lingkungan ponpes yang memerlukan layanan kesehatan.

"Alhamdulillah terima kasih untuk semua pihak yang membantu. Juga dari ibu-ibu RW yang ikut turut melakukan pendataan awal dan membantu di bagian administrasi sehingga acara berjalan lancar," tutur Gus Ghozi.

Menurutnya, ini adalah suatu bentuk kemajuan, karena ada sebuah langkah terhadap pesantren. Sebagai pesantren yang berada di tengah ramainya kota metropolitan seperti Surabaya, maka sangat diperlukan adanya kegiatan silaturahmi yang dibalut dengan unsur kesehatan seperti ini.

"Karena biar tidak hanya sehat jasmani, tapi juga menjalin hubungan rohani kepada pondok pesantren, nanti mendapat doanya para santri dan kiai. Jadi ini adalah hal yang perlu diapresiasi," tutur Gus Ghozi.

Sedangkan Legowo Kadri, perwakilan dari Djarum Foundation menyebut kegiatan ini merupakan ke-66 kalinya. "Pelayanan medis masyarakat di pondok pesantren merupakan salah satu upaya dari pihaknya untuk berkontribusi dalam meningkatkan peran pesantren kepada masyarakat. Ia berharap masyarakat bisa mendapatkan pengobatan layak," ucap Legowo.

Pelayanan Medis Masyrakat merupakan kegiatan rutin yang dilakukan Djarum Foundation melalui program Djarum Sumbangsih Sosial. Sejak tahun 2014, kegiatan ini melayani pemeriksaan medis lebih dari 70.000 warga di Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Djarum Sumbangsih Sosial melakukan berbagai kegiatan di antaranya khitanan massal, peningkatan kualitas panti asuhan, satgas pencegahan kebakaran dan bantuan penyediaan air bersih. (*)

Tags:

Pelayanan kesehatan kesehatan Djarum Foundation