Stop! Inilah Bahaya Meminum Obat Pelangsing

Jurnalis: Husni Habib
Editor: M. Rifat

3 Februari 2023 10:13 3 Feb 2023 10:13

Thumbnail Stop! Inilah Bahaya Meminum Obat Pelangsing Watermark Ketik
Ilustrasi obat pelangsing. (Foto: Pexels)

KETIK, SURABAYA – Memiliki berat badan berlebih atau obesitas akan berdampak buruk terhadap kesehatan kita di masa yang akan datang. Oleh sebab itu banyak orang berusaha menurunkan berat badannya dengan berbagai cara. Seperti diet, olahraga atau mengkonsumsi obat pelangsing.

Berbicara mengenai obat pelangsing atau penurun berat badan, hal ini masih menjadi perdebatan mengenai khasiat dan keamanannya. Karena sebenarnya, penggunaan obat penurun berat badan tidak dianjurkan untuk semua orang secara bebas.

Dikutip dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), obat penurun berat badan bisa dikatakan aman, apabila didasarkan pada rekomendasi medis/resep dokter disertai dengan pemantauan ketat oleh dokter dan ahli gizi yang berpengalaman.

Pada praktiknya, banyak orang menggunakan obat penurun berat badan tanpa mengetahui aturan peruntukkannya. Bahkan tak jarang obat penurun berat badan dijadikan cara instan untuk mendapatkan tubuh ideal, tanpa diimbangi dengan olahraga teratur dan gaya hidup sehat lainnya.

BPOM menyebutkan bahwa obat untuk menurunkan berat badan umumnya diresepkan pada mereka dengan obesitas yang memiliki indeks massa tubuh lebih dari sama dengan 30.

Obat pelangsing dapat diberikan dengan konsultasi terlebih dahulu pada dokter yang berpengalaman. Anda juga perlu menjelaskan tentang riwayat kesehatan anda, termasuk obat yang pernah anda konsumsi dan alergi obat yang mungkin anda derita.

"Penyalahgunaan obat dan tanpa resep dokter dapat menyebabkan efek samping yang tidak diinginkan, seperti radang pankreas dan penurunan kadar gula darah," kata BPOM yang dirilis dalam akun Instagram resminya.

Hal ini lantaran beberapa kandungan dalam obat penurun berat badan dapat menimbulkan reaksi alergi pada seseorang dengan riwayat tertentu.

Obat ini dapat diberikan pada orang obesitas dengan riwayat kesehatan sebagai berikut:

1. Diabetes tipe 2

2. Tekanan darah tinggi

3. Stroke

4. Kolesterol tinggi

5. Masalah persendian

6. Gangguan tidur (sleep apnea)

Penyalahgunaan obat-obatan yang tidak sesuai peruntukkannya, seperti obat untuk penyakit diabetes, gangguan defisit perhatian/Attention Deficit Disorder (ADD), atau gangguan hormon tiroid, dan lainnya, yang dikonsumsi untuk menurunkan berat badan.

Sehingga dari sini dapat dikatakan jika penggunaan obat penurun berat badan tanpa konsultasi dengan dokter adalah tidak aman. BPOM menekankan bahwa penyalahgunaan obat penurun berat badan itu sangat berisiko untuk kesehatan.(*)

Tombol Google News

Tags:

Obat Pelangsing BPOM Bahaya Konsultasi Dokter