Tahukah Kamu, Ini Adalah Alasan Mengapa Perut Sakit saat Haid

Jurnalis: Shinta Miranda
Editor: Muhammad Faizin

10 Maret 2024 07:15 10 Mar 2024 07:15

Thumbnail Tahukah Kamu, Ini Adalah Alasan Mengapa Perut Sakit saat Haid Watermark Ketik
Ilustrasi nyeri haid. (Foto: Daily Tips and tricks)

KETIK, SURABAYA – Nyeri haid (dismenorea) adalah nyeri yang biasa dirasakan sesaat sebelum atau saat menstruasi. Umumnya gejala yang dirasakan adalah kram yang terpusat di perut bawah, kadang disertai nyeri pinggang.

Biasanya nyeri haid dimulai saat remaja karena siklus haid di usia ini masih suka berubah-ubah. Tetapi pada siklus ovulasi, kejadian ini akan berkurang seiring bertambahnya usia. Jadi, semakin dewasa usia seseorang, kemunculan nyeri haid seharusnya bisa berkurang. 

Dikutip dari Alo Dokter, berikut berbagai penyebab nyeri gaid

1. Kontraksi otot pada rahim

Kontraksi ini dapat menekan pembuluh darah yang mengelilingi rahim, sehingga memutus suplai darah dan oksigen ke rahim. Kondisi tersebut menyebabkan jaringan rahim melepaskan bahan kimia yang menimbulkan rasa nyeri, seperti prostaglandin.

2. Kondisi atau penyakit tertentu

Nyeri haid atau dismenore terbagi menjadi dua jenis, yaitu primer dan sekunder. Dismenore primer adalah rasa nyeri yang umum dialami wanita, terutama di masa awal menstruasi.

Selain itu, nyeri haid juga bisa disebabkan oleh penyakit lain, seperti masalah pada kandung kemih atau saluran indung telur (tuba Falopi) dan penyempitan leher rahim.

Nyeri haid akibat dismenore sekunder biasanya terjadi lebih awal dari nyeri haid biasa dan berlangsung lebih lama.


Cara mengurangi nyeri haid

1. Terapi hangat di area perut

Isi botol kaca dengan air hangat dan letakkan di atas perut sebagai kompres. Pastikan untuk melapisi kulit dengan kain untuk menghindari panas langsung dari botol.

Suhu panas dari kompres ini akan membantu mengendurkan otot rahim yang kaku, yang merupakan salah satu cara efektif untuk mengatasi nyeri haid.

2.  Terapi akupuntur

Terapi ini dapat membantu meredakan kram menstruasi dengan merangsang pelepasan endorfin, mengurangi peradangan, dan menciptakan rasa relaksasi. 

3  Cukup minum air putih

Disarankan untuk minum minimal 2 liter air putih setiap hari. Selain itu, Anda bisa mengonsumsi jus buah tanpa gula tambahan sebagai sumber cairan. Buah memiliki rasa manis alami yang membuatnya tetap enak tanpa tambahan gula. 

4.  Pengelolaan stress

Nyeri haid dapat diperparah oleh stres, jadi penting untuk mengendalikan stres sebagai cara untuk mengurangi nyeri haid. Cobalah kegiatan yang dapat meningkatkan mood Anda, seperti menonton film, membaca buku, berbelanja, atau meditasi untuk merilekskan pikiran. 

5. Mengonsumsi sumplemen

Penelitian menunjukkan bahwa vitamin D, E, B1, dan B6 dapat membantu meredakan nyeri haid. Meskipun vitamin-vitamin ini dapat diperoleh dari makanan sehari-hari, Anda juga dapat mempertimbangkan mengonsumsi suplemen tambahan untuk mengoptimalkan asupan nutrisi Anda. (*)

Tags:

Nyeri haid nyeri menstruasi penyebap nyeri haid gejala solusi nyeri haid