Ultimatum Bupati Halsel Untuk Gerak Cepat Atasi Banjir, BPBD Ajak Para Kades Sigap Melapor

Jurnalis: Mursal Bahtiar
Editor: Muhammad Faizin

22 Januari 2024 20:31 22 Jan 2024 20:31

Thumbnail Ultimatum Bupati Halsel Untuk Gerak Cepat Atasi Banjir, BPBD Ajak Para Kades Sigap Melapor Watermark Ketik
Bupati Bassam dan BPBD Halsel saat meninjau dan menyalurkan bantuan kepada warga terdampak banjir di Desa Amasing Kali. (Foto Nawir/Ketik.co.id)

KETIK, HALMAHERA SELATAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halmahera Selatan (Halsel) bergerak cepat menangani korban banjir di beberapa titik di wilayah Kabupaten Halsel.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Halmahera Selatan (Halsel) Aswin Adam kepada wartawan menyatakan, setelah hujan deras yang mengguyur wilayah Halsel sejak Minggu (21/1/2024), ada beberapa desa yang terdampak bajir. Yakni Desa Rawabadak, Desa Amasing Kali dan Desa Sumae.

Bupati Halsel Hasan Ali Bassam Kasuba sudah memerintahkan Tim Reaksi Cepat (TRC) langsung bergerak melakukan pendataan di tiga desa yang terdampak banjiar itu. Sehingga pada Senin (22/01/2024) Bupati Bassam langsung turun ke lokasi untuk menyalurkan bantuan sembako.

Ada sekitar tiga titik yang terkena banjir karena intensitas hujan lebat sehari sebelumnya. “Hari Senin (22/01/2024)  ini pak bupati langsung turun menyalurkan bantuan sembako kepada masyarakat yang terdampak,” ungkap Aswin.

Foto Kepala BPBD Halsel Aswin Adam saat di Konfirmasi di ruang kerja (Foto Ris/Ketik.co.id)Kepala BPBD Halsel Aswin Adam saat di konfirmasi di ruang kerja (Foto Ris/Ketik.co.id)

Mantan Kepala BPKAD Halsel ini menjelaskan, saat ini Pemkab Halsel sudah sangat siap dari sisi anggaran. Sehingga ketika ada laporan dari masyarakat bahwa ada desa yang terkena banjir, maka bantuan langsung disalurkan.

“Pak bupati sudah memberikan ultimatum agar tim bergerak cepat ketika warga terkena banjir, sehingga BPBD siap 24 jam memberikan pelayanan jika ada laporan dari warga,”jelasnya.

Aswin mengaku, anggaran yang digunakan untuk penyaluran bantuan sembako, diambil dari pos anggaran Bantuan Tidak Terduga (BTT). Sehingga ketika masyarakat menyampaikan laporan, maka BPBD langsung mengajukan ke BPKAD untuk proses pencairan.

“Saya berharap ada peran aktif dari kepala desa untuk menyampaikan perkembangan di setiap desa, jika ada bencana segera buat laporan agar tim bisa bergerak. BPBD tidak mungkin menjangkau semua desa, sehingga peran kepala desa sangat penting,” pungkasnya. (*)

Tags:

Kolaborasi atasi banjir Bupati Halsel Basam Kasuba Kepala BPBD Halsel Aswin Adam Stand by 24 jam laporan Banjir kades