Anis Matta: Tokoh Agama, Anak Muda dan Emak-emak Dukung Prabowo Subianto di Pilpres 2024

Jurnalis: Shinta Miranda
Editor: Mustopa

8 Oktober 2023 07:42 8 Okt 2023 07:42

Thumbnail Anis Matta: Tokoh Agama, Anak Muda dan Emak-emak Dukung Prabowo Subianto di Pilpres 2024 Watermark Ketik
Anis Matta saat berada di Pondok Pesantren Al-Ishlah Bondowoso Jatim. (Foto: Humas Gelora)

KETIK, BONDOWOSO – Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia Anis Matta mengaku mendapatkan tambahan semangat baru dari ruh perjuangan KH Muhammad Ma'shum, ulama kharismatik di Tapal Kuda, pendiri Pondok Pesantren Al-Ishlah Bondowoso, Jawa Timur.

Karena itu, tambahan semangat tersebut akan digunakan untuk memenangkan Prabowo Subianto dalam kontestasi Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang. 

Hal itu dikatakan Anis Matta saat menghadiri acara Silaturahmi Kebangsaan yang mengambil tema "Peran Strategis Pesantren dalam Menjaga Kedaulatan NKRI", sekaligus Peresmian Auditorium KH Muhammad Ma'shum, Sabtu (7/10/2023). 

"Setiap kali saya datang ke sini, saya mendapatkan tambahan semangat baru dari ruh perjuangan KH Ma'shum. Dulu saya sering ke sini, ngobrol dengan beliau dan ada beberapa momen yang selalu saya ingat sampai sekarang, bahwa ulama itu juga harus kuat secara fisik," kata Anis Matta. 

Dan suatu ketika KH Ma'shum, kata Anis Matta, datang ke Jakarta secara khusus menunjukkan bagaimana fisik seorang ulama seharusnya dengan melakukan push up 50 kali nonstop. 

"Beliau menunjukkan bagaimana seorang ulama itu juga harus kuat secara fisik, beliau tunjukkan kepada kami push up 50 kali nonstop, luar biasa tenaga beliau," katanya. 

Semangat lain yang didapat dari KH Ma'shum, adalah ulama itu juga harus dermawan. KH Ma'shum mengajarkan tradisi ulama dahulu seperti Abu Hanifah, seorang ulama juga haruslah pengusaha. 

"Ketika beliau berobat di pusat kota Kuala Lumpur, saya dengan Pak Fahri Hamzah menjenguk beliau. Saat kita makan siang, setelah makan kita mau bayar dicegah sama beliau. Kata beliau, kamu disini tamu saya dan saya yang paling tua, saya yang bayar. Jadi kita mendapatkan pengalaman bagaimana seorang ulama itu, yang juga seorang dermawan," ujarnya. 

Foto Anis Matta saat memaparkan Peran Strategis Pesantren dalam Menjaga Kedaulatan NKRI di Auditorium KH Muhammad Ma'shum. (Foto: Humas Gelora)Anis Matta saat memaparkan Peran Strategis Pesantren dalam Menjaga Kedaulatan NKRI di Auditorium KH Muhammad Ma'shum. (Foto: Humas Gelora)

Bahkan di akhir hayatnya, lanjut Anis Matta, KH Ma'shum juga masih menunjukkan kekuatan fisiknya, dengan menghadiri undangan acara-acara keumatan, meski dihidungnya sudah dipasang selang untuk membantu pernafasannya. 

Anis mengungkapkan, KH Ma'shun telah mengajarkan kepada kita semua, bahwa ulama itu harus kuat fisiknya dan juga seorang dermawan. Beliau ini mirip dengan serang ahli hadist bernama Abdullah ibnul Mubarak.

"Beliau adalah ulama dan mujahid, fisiknya demikian kuatnya hingga akhir hayatnya dalam keadaan sakit tetap menghadiri acara-acara keumatan," ungkapnya. 

Anis Matta berharap semangat KH Muhammad Ma'shum tersebut, dapat mengilhami dan mengispirasi seluruh kader Partai Gelora. Ia pun menyerukan seluruh kadernya  untuk bekerja keras memenangkan Prabowo. 

Sebab, kata Anis, Ketua Umum Partai Gerindra tersebut, memiliki kedekatan khusus dengan pendiri Pondok Pesantren Al-Ishlah Bondowoso itu. 

"Kerja keras, di tapal kuda Insyaallah Pak Prabowo menang, karena dirinya adalah tokoh pemersatu yang bisa menyatukan kanan, tengah dan kiri," ucap Anis Matta. 

Ketua Umum Partai Gelora ini mengatakan, Prabowo Subianto mendapat dukungan dari sejumlah tokoh agama dari berbagai lini, hingga anak muda dan emak-emak. 

Anis Matta mengungkapkan, dirinya sudah mendukung Prabowo Subianto sejak Pilpres 2014 dan 2019. Namun, pada Pilpres 2024, Anis Matta mengaku memiliki alasan tambahan dalam mendukung Prabowo, karena Menteri Pertahanan itu menunjukkan kerendahan hatinya dan situasi geopolitik global saat ini. 

"Saya tahu Pak Prabowo melawan dirinya sendiri serta melawan tuduhan dari para pengikutnya saat memutuskan untuk bergabung dalam pemerintahan. Begitu pula dengan pak Jokowi yang melawan dirinya ketika mengajak masuk Pak Prabowo yang kemudian setelah pelantikan kita dihadapkan dengan pandemi Covid-19. Coba bayangkan jika dua orang ini belum damai di waktu itu," ujarnya. 

Karena itu, dengan adanya momentum nasional maupun global saat ini, Anis Matta menyebut sosok Prabowo sebagai 'Man of the Momment'. 

"Beliaulah orang yang paling tepat saat ini memimpin Indonesia. Ada kondisi global yang mengharuskan negara kita dipimpin oleh orang kuat, ada ancaman di dalam yang mengharuskan negara kita dipersatukan dan di tengah pembelahan ini,"pungkasnya. (*)

Tombol Google News

Tags:

Gelora Partai Gelombang Rakyat Anis Matta Prabowo Subianto Pilpres 2024 Pesantren Al-Ishlah