Bantu Nelayan Hadapi Perubahan Iklim, Kapolres Malang Distribusikan Ratusan Paket Sembako

Jurnalis: Gumilang
Editor: Mustopa

13 Juni 2024 13:57 13 Jun 2024 13:57

Thumbnail Bantu Nelayan Hadapi Perubahan Iklim, Kapolres Malang Distribusikan Ratusan Paket Sembako Watermark Ketik
Bupati Malang Sanusi bersama Kapolres Malang AKBP Putu Kholis Aryana dan Kasdim 0818 Mayor Czi Supaat usai memberikan bantuan bagi nelayan. (Foto: Binar Gumilang/Ketik.co.id)

KETIK, MALANG – Kapolres Malang AKBP Putu Kholis Aryana bersama Bupati Malang Sanusi mendistribusikan 225 paket sembako bagi masyarakat pesisir dan nelayan Sendangbiru, Kamis (13/6/2024).

Pemberian paket sembako ini untuk membantu nelayan menghadapi perubahan iklim yang terjadi saat ini. Sekaligus dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara 2024.

Acara bakti sosial ini juga dihadiri Kasdim 0818 Kabupaten Malang-Batu, Mayor Czi Supaat.

Kapolres Malang AKBP Putu Kholis Aryana mengatakan, tujuan dari kegiatan ini untuk menyapa dan membantu masyarakat pesisir yang ada di Sendangbiru.

“Kami di sini menyapa warga bersama rekan-rekan TNI dan Pak Bupati. Selain meninjau, kami juga melihat aktivitas masyarakat di Sendang Biru dan memberikan bantuan untuk warga pesisir,” ujar AKBP Putu Kholis Aryana.

Foto Bupati Malang Sanusi bersama Kapolres Malang AKBP Putu Kholis Aryana ketika meninjau Pulau Sempu. (Foto : Prokopim Kabupaten Malang).Bupati Malang Sanusi bersama Kapolres Malang AKBP Putu Kholis Aryana ketika meninjau Pulau Sempu. (Foto : Prokopim Kabupaten Malang).

Menurut AKBP Putu, nelayan pesisir selatan khususnya di Sendangbiru saat ini dihadapkan dengan perubahan iklim dan ombak sedang tinggi.

"Harapannya, di kondisi perubahan iklim saat ini, teman-teman nelayan bisa tetap beraktivitas, semangat, dan eksis. Kami juga mendukung dan memberikan perhatian kepada masyarakat yang beraktivitas di pesisir selatan Kabupaten Malang,” harapnya.

Mantan Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok ini juga menyempatkan diri untuk menyerap aspirasi serta keluhan dari masyarakat maupun nelayan di Sendangbiru.

Salah satu keluhan yang disampaikan adalah mengenai penerapan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar 5 persen yang dianggap memberatkan. Para nelayan menilai persentase tersebut lebih besar dibandingkan retribusi daerah yang hanya 3 persen.

“Masukan tentang pemberlakuan PNBP yang memberatkan nelayan ini sudah kami dalami dan nanti akan kami respons agar bisa didengar oleh kementerian terkait,” jelasnya.

Kapolres juga menegaskan komitmennya bersama Pemerintah Kabupaten Malang untuk memperhatikan kesiapan pasokan bahan bakar bagi nelayan, mengingat sudah memasuki musim melaut.

"Hal ini untuk memastikan tidak ada kekosongan bahan bakar yang dapat menghambat aktivitas nelayan," tuturnya.

Sebagai informasi, pada kesempatan itu, Kapolres Malang AKBP Putu Kholis Aryana bersama Bupati Malang Sanusi juga meninjau Pulau Sempu dari dekat, menggunakan perahu. (*)

Tags:

Kapolres Malang Polres Malang AKBP Putu Kholis Aryana Bupati Malang Sendangbiru Nelayan Kabupaten Malang