KETIK, MALANG – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Malang masih dalam proses klarifikasi terkait dugaan surat suara tercoblos. Sebanyak 9 orang akan dipanggil untuk menyelidiki kebenaran kasus itu.
Divisi Pencegahan, Parmas dan Humas Bawaslu Kota Malang, M Hasbi Ash-Shiddiqy menjelaskan sembilan orang yang dipanggil berasal dari KPPS, Pengawas TPS dan pelapor.
"Ini baru masuk hasil dari Panwascam tadi malam. Kemarin kan terakhir kita rekap sambil pengumpulan masalah di kecamatan. Ini akan kita bahas nanti sore, kita kumpulkan Panwascam sambil ngumpulkan kejadian di TPS dan waktu rekap di kecamatan," ujarnya, Senin 2 Desember 2024.
Perlu diketahui bahwa kejadian tersebut berada di TPS Kelurahan Sukun. Menurut Hasbi, berdasarkan keterangan pelapor bahwa surat suara yang diterima tampak tidak rata.
Sebelumnya klarifikasi telah dilakukan oleh Panwaslu Kecamatan Sukun untuk menggali keterangan warga tersebut.
"Orang tersebut tidak langsung membuka tapi menuju ke bilik suara, terus saat membuka itu surat suara sudah tercoblos. Makanya dia inisiatif membuka HP, itu jawaban dari orangnya. Tapi nanti akan kita tindaklanjuti," ujar Hasbi.
Dengan demikian Hasbi mengaku belum dapat menarik kesimpulan terkait laporan tersebut. "Belum ada kesimpulannya. Jadi masih nanti sore akan kita kumpulkan semuanya," tutupnya.(*)
Bawaslu Kota Malang dalam Proses Klarifikasi Dugaan Surat Suara Tercoblos
2 Desember 2024 14:43 2 Des 2024 14:43



Tags:
Bawaslu Kota Malang Kota Malang Surat Suara Tercoblos Pilkada Kota Malang Pilkada 2024Baca Juga:
Akhir Bulan Suci, Mahasiswa STAI Senori Tuban Gelar Gebyar Ramadan dan Kesenian IslamiBaca Juga:
Jepara Melesat, Jalan Mantap 88,18%, Banjir Tuntas dan Pembangunan Kian GemilangBaca Juga:
Unesa: Pusat UTBK Berkualitas dengan Fasilitas Terbaik dan Lokasi StrategisBaca Juga:
Pantomim Bertema Ramadhan Meriahkan Buka Bersama di UnesaBaca Juga:
Hadiri Santunan Anak Yatim, Kepala BPN Tuban Ajak Sukseskan Progam Sertifikasi Tanah WakafBerita Lainnya oleh Lutfia Indah

3 April 2025 20:00
Serunya Membaca Tulisan Neneng Rosdiyana, Perempuan Tani Pengambil Alih 'Marxisme Indonesia'

3 April 2025 19:00
Anti Boros! Berikut Tips Mengelola THR dengan Bijak

3 April 2025 16:00
Aktif di Linkedin, Anies Baswedan Bagikan 3 Cara Memilih Karir

3 April 2025 12:00
Mengenal Micromanagement, Gaya Kepemimpinan Atasan yang Tidak Disukai Gen Z!

2 April 2025 15:30
Tak Hanya Kayutangan Heritage, Pemerataan Pembangunan Kampung Tematik Jadi Sorotan

2 April 2025 09:00
Fakta Unik Kucing, Dianggap Hewan Suci di Zaman Mesir Kuno

Trend Terkini

28 Maret 2025 23:41
Perjuangan Siti Lutfiyatul Kharisma, Mahasiswi UINSA Finalis Aksi Indonesia Asal Pelosok Desa Senori Tuban

31 Maret 2025 04:29
Lebaran Idul Fitri, Satu Dusun di Probolinggo Terisolir

30 Maret 2025 13:35
Sambat Bunda vs Wadul Guse: Efisiensi atau Pemborosan Anggaran? Studi Kasus Jember-Lumajang

31 Maret 2025 15:40
Usai Sholat Idulfitri, Bupati Situbondo Makan Bersama Ala Santri

30 Maret 2025 13:40
Curah Hujan Tinggi, Petani Bawang Merah di Kabupaten Probolinggo Merugi Ratusan Juta
Trend Terkini

28 Maret 2025 23:41
Perjuangan Siti Lutfiyatul Kharisma, Mahasiswi UINSA Finalis Aksi Indonesia Asal Pelosok Desa Senori Tuban

31 Maret 2025 04:29
Lebaran Idul Fitri, Satu Dusun di Probolinggo Terisolir

30 Maret 2025 13:35
Sambat Bunda vs Wadul Guse: Efisiensi atau Pemborosan Anggaran? Studi Kasus Jember-Lumajang

31 Maret 2025 15:40
Usai Sholat Idulfitri, Bupati Situbondo Makan Bersama Ala Santri

30 Maret 2025 13:40
Curah Hujan Tinggi, Petani Bawang Merah di Kabupaten Probolinggo Merugi Ratusan Juta
