KETIK, MALANG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Malang telah menyelesaikan proses pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih untuk Pilkada 2024. Saat ini, terdapat 662.155 pemilih yang telah terdata.
Selanjutnya KPU Kota Malang akan melakukan tahapan mulai dari pleno, hingga pengumuman penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT). Ketua KPU Kota Malang Muhammad Toyyib menjelaskan, data yang telah tercoklit masih harus kembali diverifikasi.
"Tinggal nanti dari 100 persen itu kan macam-macam hasilnya, ada yang sudah meninggal dan sebagainya. Kalau yang meninggal, kami urus apakah sudah ada surat keterangan kematiannya," jelas Toyyib, Senin (29/7/2024).
Apabila sinkronisasi hasil coklit telah selesai, maka dilakukan pleno terhadap daftar pemilih hasil pemutakhiran oleh Panitia Pemungutan Suara (PPS). Proses tersebut akan dilakukan pada 1-31 Agustus 2024.
"Kemudian lanjut ke pleno serupa tapi oleh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) akan dilaksanakan pada 5 Agustus hingga 7 Agustus 2024," lanjutnya.
Pleno rekapitulasi daftar pemilih hasil pemutakhiran dan penetapan Daftar Pemilih Sementara (DPS) oleh KPU Kota Malang baru akan dilakukan pada 9-11 Agustus 2024. Barulah setelah itu KPU Provinsi Jatim dapat melakukan pleno rekapitulasi DPS pada 15-17 Agustus 2024.
DPS yang telah diplenokan akan masuk pada periode tanggapan masyarakat dan dilakukan analisis terhadap data ganda maupun invalid. Data tersebut akan disinkronisasi oleh PPK/PPS setempat.
Setelah melewati proses perbaikan dan olah data, penetapan Daftar Pemiih Tetap (DPT) akan dilakukan oleh KPU Provinsi. Sementara itu pengumuman DPT baru dilakukan mulai 22-30 September 2024.
"Tahap terakhir adalah pleno rekapitulasi DPT oleh KPU RI yang dijadwalkan pada 15 hingga 17 Oktober 2024. Baru selanjutnya KPU kabupaten/kota bisa menyampaikan DPT pemilih tambahan (DPTb) ke KPU RI pada 20 November 2024," kata Toyyib.(*)
KPU Kota Malang Rampungkan Proses Coklit Data Pemilih
29 Juli 2024 07:07 29 Jul 2024 07:07



Tags:
Coklit KPU Kota Malang Data Pemilih Kota MalangBaca Juga:
Permudah Urus Dokumen Pernikahan, Pemkot Gelar Kota Batu MantuBaca Juga:
Inovasi Adminduk Surabaya: 31 Layanan Bisa Diakses Lewat Smartphone dengan KNGBaca Juga:
Mudahkan Layanan Masyarakat dalam Adminduk, Kabupaten Bandung Miliki Mesin ADM Terbanyak se-IndonesiaBaca Juga:
Pemkab Pacitan Guyur Bonus untuk Atlet dan Pemuda Berprestasi: Total Rp92 JutaBaca Juga:
Cuti Masa Kampanye Telah Terlewati, Bupati Aji Resmi Pimpin Pacitan LagiBerita Lainnya oleh Lutfia Indah

3 April 2025 20:00
Serunya Membaca Tulisan Neneng Rosdiyana, Perempuan Tani Pengambil Alih 'Marxisme Indonesia'

3 April 2025 19:00
Anti Boros! Berikut Tips Mengelola THR dengan Bijak

3 April 2025 16:00
Aktif di Linkedin, Anies Baswedan Bagikan 3 Cara Memilih Karir

3 April 2025 12:00
Mengenal Micromanagement, Gaya Kepemimpinan Atasan yang Tidak Disukai Gen Z!

2 April 2025 15:30
Tak Hanya Kayutangan Heritage, Pemerataan Pembangunan Kampung Tematik Jadi Sorotan

2 April 2025 09:00
Fakta Unik Kucing, Dianggap Hewan Suci di Zaman Mesir Kuno

Trend Terkini

28 Maret 2025 23:41
Perjuangan Siti Lutfiyatul Kharisma, Mahasiswi UINSA Finalis Aksi Indonesia Asal Pelosok Desa Senori Tuban

31 Maret 2025 04:29
Lebaran Idul Fitri, Satu Dusun di Probolinggo Terisolir

30 Maret 2025 13:35
Sambat Bunda vs Wadul Guse: Efisiensi atau Pemborosan Anggaran? Studi Kasus Jember-Lumajang

31 Maret 2025 15:40
Usai Sholat Idulfitri, Bupati Situbondo Makan Bersama Ala Santri

30 Maret 2025 13:40
Curah Hujan Tinggi, Petani Bawang Merah di Kabupaten Probolinggo Merugi Ratusan Juta
Trend Terkini

28 Maret 2025 23:41
Perjuangan Siti Lutfiyatul Kharisma, Mahasiswi UINSA Finalis Aksi Indonesia Asal Pelosok Desa Senori Tuban

31 Maret 2025 04:29
Lebaran Idul Fitri, Satu Dusun di Probolinggo Terisolir

30 Maret 2025 13:35
Sambat Bunda vs Wadul Guse: Efisiensi atau Pemborosan Anggaran? Studi Kasus Jember-Lumajang

31 Maret 2025 15:40
Usai Sholat Idulfitri, Bupati Situbondo Makan Bersama Ala Santri

30 Maret 2025 13:40
Curah Hujan Tinggi, Petani Bawang Merah di Kabupaten Probolinggo Merugi Ratusan Juta
