KETIK, MALANG – Ratusan relawan yang mengatasnamakan Dukung Ganjar Pranowo sebagai Presiden ke-8 (DGP8) Jawa Timur datang ke deklarasi dukungan ke Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka pada Senin (15/1/2024) di GOR Ken Arok, Kota Malang.
Kedatangan tersebut sebagai bentuk beralihnya para relawan Ganjar-Mahfud ke kubu Prabowo-Gibran. Dijelaskan oleh Agus Sadullah selaku Ketua Relawan DGP8 Jatim, bahwa keputusan tersebut didasarkan pada hasil Debat Pilpres ketiga pada 7 Januari 2024 lalu.
Menurutnya apa yang disampaikan Ganjar Pranowo tidak sesuai dengan panggilan jiwanya. Ia menilai bahwa kedua calon yakni Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo terlalu menyudutkan Prabowo Subianto secara personal.
"Setelah mengikuti debat ketiga kemarin ada sesuatu yang bagi saya di luar jiwa saya. Kedua calon mencoba menyudutkan Pak Prabowo secara personal dan ini tidak baik," ujarnya usai mengikuti deklarasi.
Baginya, seorang pemimpin yang baik dapat memberikan argumen dan saling beradu gagasan. Hal tersebut untuk dijadikan sebagai media membangun konsep berbangsa yang lebih baik.
"Ke depan supaya pemimpin kita bisa mencoba beradu gagasan sebagai media membangun konsep kehidupan bangsa yang lebih besar, Namun tidak malah menyerang antar personal," jelasnya.
Peralihan kubu tersebut membuatnya berharap Prabowo-Gibran dapat mendominasi suara di Jawa Timur dan menjadi Presiden dan Wakil Presiden periode 2024-2029. Ia juga berharap partai koalisi dan juga relawan lainnya mampu berusaha memenangkan Paslon nomor urut 2 di masing-masing daerahnya.
"Kita memantapkan diri terus bergerak bersama relawan yang lain untuk memenangkan Prabowo-Gibran satu putaran. Terkait partai koalisi dan calon legislatif lainnya jangan terlena oleh survei," tegasnya. (*)
Relawan Ganjar Membelot, Ikut Deklarasi Dukung Prabowo di Kota Malang
15 Januari 2024 12:29 15 Jan 2024 12:29



Tags:
Pilpres 2024 pemilu2024 Relawan Pendukung Ganjar Pranowo Ganjar Pranowo Prabowo Subianto Gibran Rakabuming Raka Deklarasi Dukung Prabowo-GibranBaca Juga:
Pemilik Maspion Grup Datangi Rumah Gubernur Jatim, Ini Pesan KhofifahBaca Juga:
Gelar Open House Selama Tiga Hari, Khofifah Rasakan Kedekatan dengan Warga, Pedagang Kebanjiran RezekiBaca Juga:
Driver Ojek Online Geruduk Rumah Gubernur Jatim, Khofifah: Mereka Srikandi Jawa Timur SebenarnyaBaca Juga:
Silaturahmi Kebangsaan, Uskup Surabaya RD Agistinus Hadiri Open House di Rumah KhofifahBaca Juga:
Kenangan Lebaran Masa Kecil, Lontong Kari dan Gule Jadi Favorit Gubernur KhofifahBerita Lainnya oleh Lutfia Indah

3 April 2025 20:00
Serunya Membaca Tulisan Neneng Rosdiyana, Perempuan Tani Pengambil Alih 'Marxisme Indonesia'

3 April 2025 19:00
Anti Boros! Berikut Tips Mengelola THR dengan Bijak

3 April 2025 16:00
Aktif di Linkedin, Anies Baswedan Bagikan 3 Cara Memilih Karir

3 April 2025 12:00
Mengenal Micromanagement, Gaya Kepemimpinan Atasan yang Tidak Disukai Gen Z!

2 April 2025 15:30
Tak Hanya Kayutangan Heritage, Pemerataan Pembangunan Kampung Tematik Jadi Sorotan

2 April 2025 09:00
Fakta Unik Kucing, Dianggap Hewan Suci di Zaman Mesir Kuno

Trend Terkini

28 Maret 2025 23:41
Perjuangan Siti Lutfiyatul Kharisma, Mahasiswi UINSA Finalis Aksi Indonesia Asal Pelosok Desa Senori Tuban

31 Maret 2025 04:29
Lebaran Idul Fitri, Satu Dusun di Probolinggo Terisolir

30 Maret 2025 13:35
Sambat Bunda vs Wadul Guse: Efisiensi atau Pemborosan Anggaran? Studi Kasus Jember-Lumajang

31 Maret 2025 15:40
Usai Sholat Idulfitri, Bupati Situbondo Makan Bersama Ala Santri

30 Maret 2025 13:40
Curah Hujan Tinggi, Petani Bawang Merah di Kabupaten Probolinggo Merugi Ratusan Juta
Trend Terkini

28 Maret 2025 23:41
Perjuangan Siti Lutfiyatul Kharisma, Mahasiswi UINSA Finalis Aksi Indonesia Asal Pelosok Desa Senori Tuban

31 Maret 2025 04:29
Lebaran Idul Fitri, Satu Dusun di Probolinggo Terisolir

30 Maret 2025 13:35
Sambat Bunda vs Wadul Guse: Efisiensi atau Pemborosan Anggaran? Studi Kasus Jember-Lumajang

31 Maret 2025 15:40
Usai Sholat Idulfitri, Bupati Situbondo Makan Bersama Ala Santri

30 Maret 2025 13:40
Curah Hujan Tinggi, Petani Bawang Merah di Kabupaten Probolinggo Merugi Ratusan Juta
