Hari Antikorupsi Sedunia, Puluhan Warga Demo di Halaman DPMD Jombang

9 Desember 2024 13:57 9 Des 2024 13:57

Thumbnail Hari Antikorupsi Sedunia, Puluhan Warga Demo di Halaman DPMD Jombang Watermark Ketik
Puluhan warga saat demo di halaman DPMD Jombang, 9 Desember 2024 (Foto: Karimatul Maslahah/Ketik.id)

KETIK, JOMBANG – Puluhan warga yang tergabung dalam Forum Rembug Masyarakat Jombang (FRMJ) geruduk kantor kejaksaan negeri (Kejari) Jombang dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Jombang. Ini bersamaan dengan peringatan Hari Antikorupsi Sedunia, Senin 9 Desember 2024.

Demo tersebut digelar terkait adanya dugaan korupsi di tingkat desa maupun kelurahan yang belum terungkap dan tak ditanggapi serius oleh pihak berwenang.

Di sana, demonstran berteriak berharap kejaksaan dan dinas terkait terus melakukan tindak lanjut untuk menuntaskan pemberantasan korupsi di Kabupaten Jombang.

Di lokasi terlihat para pendemo membentangkan spanduk yang bertuliskan kritikan serta membawa sound sistem dan melakukan aksi orasi.

Foto Demo di halaman DPMD Jombang, 9 Desember 2024 (Foto: Karimatul Maslahah/Ketik.id)Demo di halaman DPMD Jombang, 9 Desember 2024 (Foto: Karimatul Maslahah/Ketik.id)

"Sebenarnya kita fokusnya di DPMD, karena banyak sekali yakni lemahnya pengawasan, mereka hanya mengandalkan dari tim kecamatan, monitoring dan peringatan. Harusnya ada inspektorat yang turun, di klaim dan kerugian negara di kembalikan," ujar koordinator aksi, Joko Fattah Rochim, Senin 9 Desember 2024.

Ia juga menegaskan, jika laporannya tak di tindaklanjuti maka ia akan kembali demo dengan membawa massa yang lebih banyak lagi. "Ya, kita akan turun jalan lagi," bebernya. 

Tak lama usai orasi, pihak DPMD pun menemui massa dan berdialog serta memberikan janji akan terus menindaklanjuti laporan dugaan korupsi yang ada di tingkat desa. 

Selain itu, ia juga akan melakukan koordinasi dengan pihak berwenang untuk menindaklanjuti dugaan korupsi hingga selesai.

"Tadi tanggapan dinas hanya akan memberikan peringatan saja, peringatan pertama, kedua. Kalau sudah dibangun setidaknya di klaim dan dikembalikan ke negara lagi," kata dia. 

Saat berada di halaman Kantor Kejari Jombang pun, puluhan warga kembali berorasi hingga ditemui oleh Kasi Intelijen Kejari Jombang, Trian Yudi Dharsa. (*)

Tombol Google News

Tags:

DPMP Jombang Hari Antikorupsi Sedunia FRMJ dugaan korupsi desa