Jusuf Kalla Nilai Pemilu 2024 Merupakan Pemilu Terburuk, Ini Tanggapan Ketum Golkar dan JPM08

Jurnalis: Moch Khaesar
Editor: Marno

12 Maret 2024 06:43 12 Mar 2024 06:43

Thumbnail Jusuf Kalla Nilai Pemilu 2024 Merupakan Pemilu Terburuk, Ini Tanggapan Ketum Golkar dan JPM08 Watermark Ketik
Suana pencoblosan Pemilu 2024 di Surabaya, Senin (11/3/2024). (Foto: Khaesar/Ketik.co.id)

KETIK, SURABAYA – Ketua Umum (Ketum) Partai Golkar Airlangga Hartarto tidak sependapat dengan penyataan Wakil Presiden ke-10 dan 12 Republik Indonesia, Jusuf Kalla (JK) yang menilai Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 sebagai pemilu terburuk sejak 1955.

Penyataan tersebut dilontarkan  jusuf Kalla saat memberi sambutan dalam diskusi di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, Kamis (7/3/2024) lalu, yang menilai Pemilu 2024 banyak pihak tidak tranparan.

“Pemilu ini kita mendapatkan perhatian internasional. Pemilu yang diikuti lebih dari 200 juta pemilih ini berjalan secara aman dan tertib,. Jadi tidak banyak negara yang bisa melakukan itu,” kata Airlangga, Sabtu (9/3/2024) lalu.

Tidak hanya Airlangga, Ketua Umum Relawan Jaringan Pemimpin Muda 08 (JPM08), Felix Soesanto menilai Pemilu 2024 yang dilaksanakan pada 14 Februari 2024 lalu merupakan pemilu terbaik. Hal ini ditandai dengan terselenggara dengan baik, aman dan lancar.

Selain itu, partisipasi pemilih pemula serta kalangan milenial dari generasi Z dan Generasi Y turut ikut andil dalam Pemilu 2024. Sekitar 200 juta rakyat Indonesia ikut andil dalam Pemilu 2024 yang mendapatkan perhatian positif di dunia internasional.

“Terbukti, penyelenggaran pemilu 2024 ini mendapat apresiasi dari berbagai negara termasuk dalam KTT ASEAN-Australia, hampir seluruh peserta KTT mengapresiasi bahwa penyelenggaran pemilu di Indonesia berjalan dengan baik, lancar dan aman,” tegasnya, Senin (11/3/2024).

Menurut Felix, perolehan suara dari pasangan calon (paslon) presiden nomor. urut 2, Prabowo-Gibran tidak terlepas dari dukungan kaum milenial. "Prabowo–Gibran merupakan satu–satunya pasangan capres–cawapres yang mendapatkan banyak limpahan suara dari para pemilih milenial," ucapnya.

Felix menilai sosok Prabowo–Gibran juga peduli terhadap anak muda dengan menyiapkan berbagai program-program penting untuk menjawab isu-isu kekinian. Seperti dukungan terhadap bisnis start up yang banyak dibangun kalangan milenial, sehingga menumbuhkan lapangan kerja sekali menguatkan peran generasi muda dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Selain itu, sosok Gibran menjadi daya tarik bagi anak muda memilih paslon 02. “Ini terbukti  pasangan Prabowo-Gibran sukses mendapat dukungan dari kaum milenial, termasuk generasi Z dan Generasi X,” pungkasnya.

Jadi, tambahnya Pilpres 2024 bukan hanya kemenangan Prabowo-Gibran, tapi juga menjadi kemenangan anak muda."Kami ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas pengorbanan dan dukungan saudara-saudara semua,” tutup Felix. (*)

Tags:

pemilu 2024 Ketum Golkar Airlanggar Hartanto JK Jusuf Kalla JPM08 pilpres2024 pemilu2024