KETIK, MALANG – Sebanyak enam sekolah di wilayah Malang Raya mendapatkan giliran untuk mendapatkan program Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Mengajar 9. Program tersebut untuk memberikan pengetahuan kepada siswa terkait Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) serta seluk beluk Kemenkeu.
Nurtjahjo Budidananto selaku Wildcard Kemenkeu Mengajar 9 menjelaskan bahwa pembelajaran telah disesuaikan berdasarkan level kelas para siswa. Hal tersebut untuk memudahkan siswa menerima materi yang disampaikan.
"Kemenkeu Mengajar 9 ini mengenalkan ke siswa dan komunitas pendidikan tentang Kementerian Keuangan beserta strukturnya, APBN, pajak, dan lainnya. Termasuk juga literasi keuangan bagi siswa," ujarnya, Senin 7 Oktober 2024.
Kegiatan ini dilaksanakan secara serentak di berbagai sekolah di Indonesia. Untuk wilayah Malang Raya menyasar MIN 1 Kota Malang, MTsN 1 Kota Malang, SMAN 6 Malang, SDN 2 Ngadas, SDN 1 Gubugklakah dan SDN Sidomulyo 1.
Nurtjahjo mengamati secara langsung proses pembelajaran Kemenkeu Mengajar 9 di MIN 1 Kota Malang. Menurutnya banyak siswa yang antusias dan bersemangat terhadap kegiatan tersebut.
"Kegiatan ini sudah berjalan selama sembilan kali, tiap tahun pasti ada. Kita datangi siswa-siswa sehingga mereka bisa tahu dan lebih mengena ke mereka. Tadi ada siswa yang mau bekerja di Kemenkeu, nah kita juga ada pengenalan oleh siswa dari STAN," lanjutnya.
Okky Verizky Nobelta, Koordinator Daerah Kemenkeu Mengajar 9 Malang Raya menambahkan, dari enam sekolah, terdapat 1.780 siswa yang mengikuti program tersebut. Selain itu terdapat 195 pengajar sekaligus panitia yang tergabung untuk berinteraksi dengan siswa.
"Harapannya kegiatan ini akan jadi bekal mereka sebagai masyarakat ataupun pemerintah. Di sini dengan Kemenkeu Mengajar, mencoba menanamkan tentang keuangan negara, fungsinya apa, di dalamnya ada apa, lalu pajak tugasnya untuk apa. Itu disesuaikan dengan kehidupan mereka sehari-hari," katanya.
Usai melaksanakan program, akan dilakukan refleksi oleh setiap panitia yang terlibat untuk membicarakan hasil dari kegiatan. Selain itu masukan demi perbaikan program yang akan datang.
"Harapan bagi siswa siswi ini, mereka akan lebih tahu tentang Kemenkeu. Karena banyak yang gak tahu bagaimana Kemenkeu serta pengenalan tentang APBN," tutupnya.(*)
Kementerian Keuangan Mengajar 9 Sasar Enam Sekolah di Malang Raya
7 Oktober 2024 15:28 7 Okt 2024 15:28



Tags:
Kemenkeu Mengajar 9 Kementerian Keuangan Mengajar Kementerian Keuangan Kota MalangBaca Juga:
Surabaya Perketat Pendatang Pasca-Lebaran, Eri Cahyadi: 10 Tahun Tanpa Bantuan PemkotBaca Juga:
Tercatat 44 Ribu Penumpang KAI Daop 8 di H+2 Lebaran 2025Baca Juga:
Serbu! KAI Hadirkan Promo Arus Balik, Berikut Kereta Jarak Jauh yang Dapat Potongan HargaBaca Juga:
Kampung Nuansa Jepang di Banjar Sugihan Surabaya Siap Menyambut Libur LebaranBaca Juga:
Silaturahmi Kebangsaan, Uskup Surabaya RD Agistinus Hadiri Open House di Rumah KhofifahBerita Lainnya oleh Lutfia Indah

4 April 2025 16:00
Banyak Kekacauan Terjadi, Berikut Doa Mohon Perlindungan dari Pemimpin Zalim

4 April 2025 13:23
Rendra Masdrajat Sebut Bisnis Kos-kosan di Kota Malang Masih Menjanjikan

4 April 2025 12:29
4691 Orang Berangkat dari Terminal Arjosari dalam Momen Arus Balik Lebaran

4 April 2025 09:55
Ribuan Wisatawan Padati TNBTS selama Masa Libur Lebaran

3 April 2025 20:00
Serunya Membaca Tulisan Neneng Rosdiyana, Perempuan Tani Pengambil Alih 'Marxisme Indonesia'

3 April 2025 19:00
Anti Boros! Berikut Tips Mengelola THR dengan Bijak

Trend Terkini

28 Maret 2025 23:41
Perjuangan Siti Lutfiyatul Kharisma, Mahasiswi UINSA Finalis Aksi Indonesia Asal Pelosok Desa Senori Tuban

31 Maret 2025 04:29
Lebaran Idul Fitri, Satu Dusun di Probolinggo Terisolir

30 Maret 2025 13:35
Sambat Bunda vs Wadul Guse: Efisiensi atau Pemborosan Anggaran? Studi Kasus Jember-Lumajang

31 Maret 2025 15:40
Usai Sholat Idulfitri, Bupati Situbondo Makan Bersama Ala Santri

30 Maret 2025 13:40
Curah Hujan Tinggi, Petani Bawang Merah di Kabupaten Probolinggo Merugi Ratusan Juta
Trend Terkini

28 Maret 2025 23:41
Perjuangan Siti Lutfiyatul Kharisma, Mahasiswi UINSA Finalis Aksi Indonesia Asal Pelosok Desa Senori Tuban

31 Maret 2025 04:29
Lebaran Idul Fitri, Satu Dusun di Probolinggo Terisolir

30 Maret 2025 13:35
Sambat Bunda vs Wadul Guse: Efisiensi atau Pemborosan Anggaran? Studi Kasus Jember-Lumajang

31 Maret 2025 15:40
Usai Sholat Idulfitri, Bupati Situbondo Makan Bersama Ala Santri

30 Maret 2025 13:40
Curah Hujan Tinggi, Petani Bawang Merah di Kabupaten Probolinggo Merugi Ratusan Juta
