Ratusan Hewan Kurban Disembelih di RPH Tunas Malang, Belum Ditemukan Penyakit

Jurnalis: Lutfia Indah
Editor: M. Rifat

29 Juni 2023 06:53 29 Jun 2023 06:53

Thumbnail Ratusan Hewan Kurban Disembelih di RPH Tunas Malang, Belum Ditemukan Penyakit Watermark Ketik
Daging sapi yang telah disembelih di RPH Tunas, (29/6/2023). (Foto: Lutfia/ketik.co.id)

KETIK, MALANG – Pada perayaan Idul Adha 1444 hijriah, Rumah Potong Hewan (RPH) Perumda Tugu Anek Usaha (Tunas) menyembelih ratusan hewan kurban, Rabu (29/6/2023).

Hingga siang ini terdapat lebih dari 100 sapi yang dititipkan warga di RPH Perumda Tunas.

Sementara ini, belum ditemukan adanya penyakit pada hewan kurban yang telah disembelih.

Direktur Perumda Tunas, Dodot Tri Widodo hingga hari ketiga penyembelihan diperkirakan hewan kurban terus mengalami peningkatan.

"Saat ini ada 100 lebih sapi dan berjalan terus. Kemarin sudah ada 55 sapi, nanti sore atau malam baru ketahuan jumlah pastinya. Perkiraan kami total sekitar 200 ekor sampai hari ketiga. Itu sapinya saja, kalau kambing perkiraan 150 ekor lebih," ujarnya ketika ditemui di RPH Perumda Tunas.

Mahasiswa dari Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) dan Fakultas Peternakan (Fapet) Universitas Brawijaya (UB) dikerahkan untuk memeriksa hewan ternak. Dodot memastikan bahwa belum ada hewan ternak yang terpaksa dipulangkan karena penyakit.

Foto Proses pemotongan hewan kurban di RPH Tunas (foto: Lutfia/ketik.co.id)Proses pemotongan hewan kurban di RPH Tunas (Foto: Lutfia/Ketik.co.id)

"Belum ada temuan dam tidak ada hewan yang dipulangkan karena sakit. Saat masuk ke sini, kita seleksi dan sebelum dipotong juga kita cek," lanjutnya.

Jika pada Idul Adha kemarin Rabu (28/6/2023) ditemukan cacing hati pada sapi, namun tidak pada hari ini. Pihaknya memastikan bahwa daging kurban yang akan disalurkan kepada masyarakat, aman dari penyakit.

"Begitu dipotong kan ada petugas yang keliling, hatinya (sapi) dicek dan dibelah. Kalau ada cacingnya harus dimusnahkan, daripada bawa penyakit. Kasian masyarakat kalau terima daging dalam keadaan rusak atau berpenyakit," tegasnya.

Sementara itu, Wali Kota Malang Sutiaji mengimbau masyarakat tidak perlu khawatir. Pasalnya mahasiswa FKH dan Fapet UB telah disebar di tiap kecamatan untuk memastikan kualitas daging kurban.

"Kita dibantu untuk pemantauan dari mahasiswa UB. Mereka menyebar ada sekitar 400 sampai 450 personel yang dibagi di lima kecamatan," ujar Sutiaji.

Selaras dengan Dodot, ia pun tak menghendaki jika masyarakat mengkonsumsi daging kurban dari hewan yang berpenyakit. 

"Harapannya kan higienis, dan hewan yang terjangkit Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) sudah dipastikan tidak ada. Jangan sampai masyarakat kita makan daging yang sakit," jelas Sutiaji.(*)

Tombol Google News

Tags:

Idul Adha 1444 Hijriah penyembelihan hewan PMK Kota Malang RPH Perumda Tunas