Warna-warni Bunga Tabebuya Percantik Jalan Panglima Sudirman Kota Batu

Jurnalis: Sholeh
Editor: Gumilang

21 November 2023 05:00 21 Nov 2023 05:00

Thumbnail Warna-warni Bunga Tabebuya Percantik Jalan Panglima Sudirman Kota Batu Watermark Ketik
Suasana jalan Panglima Sudirman Kota Batu yang dihiasi Bunga Tabebuya bermekaran. (Foto: Sholeh/ ketik.co.id)

KETIK, BATU – Bunga Tabebuya tampak bermekaran sepanjang Jalan Panglima Sudirman atau depan Balai Kota Among Tani Kota Batu, Selasa, (21/11/2023). Warna-warni bunga Tabubuya ini tentunya mempercantik pemandangan yang ada di Jalan Panglima Sudirman tersebut.

Bunga yang didominasi warna merah muda dan putih ini tak sekadar membuat kawasan Balai Kota Among Tani semakin indah, tetapi juga membuatnya mirip dengan negara Jepang. Karena Bunga Tabebuya memiliki kemiripan dengan bunga sakura di Jepang.

"Jalan ini (Panglima Sudirman) semakin indah tentunya dengan adanya Bunga Tabebuya," kata Jamhuri pengendara sepeda motor warga Kecamatan Pujon yang berteduh di depan Balai kota Among Tani.

Jamhuri mengaku sengaja berhenti dan berteduh sambil menikmati pemandangan Bunga Tabebuya bermekaran. Dia sering kali melewati jalan panglima Sudirman. Namun, baru kali ini dia menyempatkan diri untuk berhenti dan menikmati keindahan bunga itu.

"Saya baru pertama kali ini melihat suasana indah yang menyuguhkan mekarnya Bunga Tabebuya. Seringnya saya cuma lewat sini," tambahnya.

Selain memiliki keindahan khas jepang, Bunga Tabebuya memiliki beberapa fakta menarik. Berikut fakta Bunga Tabebuya yang tidak banyak diketahui orang.

1. Berasal dari Amerika.

Melansir World Agro Forestry, bunga tabebuya ini dikenal juga sebagai pohon terompet merah muda.

Ini adalah pohon atau tanaman asli dari Amerika kemudian didistribusikan ke berbagai negara di seluruh dunia.

Seringnya ditemukan habitatnya di daerah Brasil, yakni hutan Amazon. Nama tabebuya ini diambil dari nama lokal Brasil yakni Tabebuia serratifolia.

 2. Identik Warna Bunga Mencolok.

Ada lebih dari 100 jenis pohon terompet dalam rumpun Tabebuia. Yang menjadi karakter khas dari tanaman ini yakni warna bunganya, yakni mencolok. Salah satu warna yang sering dijumpai adalah merah muda. Adapun bunga ini juga hadir dalam varian warna seperti: Emas atau kuning,Putih cerah, Ungu atau magenta dan Merah.

3. Tidak Mudah Menumbuhkan Pohon Bunga Tabebuya.

Pohon ini cenderung kecil atau tidak teratur ketika masih muda. Karenanya, butuh tanah yang dikeringkan dengan baik untuk merespon proses pemupukan.

Meski sebenarnya, semua proses dalam penanaman pohon ini sangat berguna untuk memberi akses warna.

Ketika pohon sudah tumbuh besar, memang akan cocok untuk tanaman di jalan besar. Umumnya, tinggi pohon ini bisa mencapai 49 m. Namun, adapula yang berukuran kecil hanya 7,5 m atau di bawah itu.

4. Musim Tumbuhnya Berbeda di Setiap Negara.

Di Indonesia, bunga ini bermekaran sekitar bulan Maret dan April. Sedangkan di belahan negara selatan, bunga terumpet merah muda ini mekar antara Juli dan September.

5. Cocok untuk di Luar Ruangan.

Melansir studi dalam University of Florida, pohon atau bunga tabebuya ini paling cocok untuk penanaman luar ruangan. Dikenal dengan pohon terompet merah muda, ini tumbuh subur di bawah sinar matahari penuh. (*)

Tags:

Kota Batu Balai Kota Among Tani Bunga Tabebuya