KETIK, MALANG – Alun-Alun Merdeka Kota Malang menjadi salah satu jujugan warga saat liburan. Beragam fasilitas mulai dari area bermain, lahan untuk berpiknik, hingga menikmati air mancur dan bermain dengan burung-burung menjadi daya tarik bahkan bagi warga luar Kota Malang.
Namun Pemerintah Kota Malang telah melarang pedagang kaki lima (PKL) untuk berjualan di kawasan tersebut. Kondisi ini akhirnya menjadi salah satu keluhan pengunjung.
Keluhan tersebut datang dari Ana (42) warga Wajak Kabupaten Malang yang rutin datang ke Alun-Alun Merdeka Kota Malang selama liburan. Meskipun lokasinya jauh dari kediaman, namun ia bersama keluarganya senang menikmati suasana sejuk di sana.
"Dari anak masih usia 5 tahun sudah sering ke sini. Tiap liburan pasti ke sini dan sekarang mumpung anak sedang libur. Bisa nyantai sekalian menyesuaikan dengan budget yang ada," ujarnya pada Kamis (8/2/2024).
Menurutnya meskipun banyak fasilitas yang dapat dinikmati secara gratis, namun ia menyayangkan tidak adanya sentra kuliner di Alun-Alun Merdeka Kota Malang.
"Tempatnya kan bersih dan terjaga, banyak burung yang bisa sambil lihat-lihat bareng suami dan anak. Di depan sana ada penjual makanan tapi kalau ada kantin bakal lebih enak dan nyaman. Sehingga lebih tertata rapi," jelas Ana.
Usulan penambahan sentra kuliner di Alun-Alun Merdeka Kota Malang juga sering didengar oleh Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat. Pemkot Malang telah menugaskan Satpol PP untuk menegakkan perda, bahwa PKL memang dilarang berjualan di area tersebut.
"Alun-Alun Merdeka memang dilarang bagi PKL. Maka dari itu Satpol PP selalu melakukan penegakkan Perda tetapi kita akan mencari solusi untuk mengalokasikan PKL itu. Apalagi sedang ada momen CSR untuk mendesain Alun-Alun Merdeka," ungkap Wahyu.
Wahyu tidak menutup kemungkinan untuk mengakomodir usulan dari warga. Ia mengaku akan mencari alternatif untuk mengalokasikan PKL meskipun rencana tersebut masih belum dapat dipastikan.
“Apabila tidak bisa tercover di Alun-Alun Merdeka, kita akan mencari alternatif lain untuk mengalokasikan PKL ini. Tetapi saat ini masih belum tahu ditaruh mana, karena juga masih dalam kajian,” jelasnya. (*)
Alun-Alun Merdeka Kota Malang jadi Jujugan Berlibur, Warga Ingin Ada Sentra Kuliner
8 Februari 2024 07:55 8 Feb 2024 07:55



Tags:
Alun-Alun Merdeka Kota Malang Alun-Alun Merdeka Kota Malang PKL Kota Malang Sentra KulinerBaca Juga:
Tips Membuat CV agar Dilirik HRD, Cek!Baca Juga:
3 Lowongan Pekerjaan Ini Cocok Buat Ibu Rumah TanggaBaca Juga:
Unsuri Surabaya Membuka Lowongan Pekerjaan, Apa Saja?Baca Juga:
5 Tips Negoisasi Gaji Saat Wawancara Kerja Bagi PemulaBaca Juga:
Tips Memakai Pakaian yang Baik Agar Lolos Interview KerjaBerita Lainnya oleh Lutfia Indah

4 April 2025 16:00
Banyak Kekacauan Terjadi, Berikut Doa Mohon Perlindungan dari Pemimpin Zalim

4 April 2025 13:23
Rendra Masdrajat Sebut Bisnis Kos-kosan di Kota Malang Masih Menjanjikan

4 April 2025 12:29
4691 Orang Berangkat dari Terminal Arjosari dalam Momen Arus Balik Lebaran

4 April 2025 09:55
Ribuan Wisatawan Padati TNBTS selama Masa Libur Lebaran

3 April 2025 20:00
Serunya Membaca Tulisan Neneng Rosdiyana, Perempuan Tani Pengambil Alih 'Marxisme Indonesia'

3 April 2025 19:00
Anti Boros! Berikut Tips Mengelola THR dengan Bijak

Trend Terkini

28 Maret 2025 23:41
Perjuangan Siti Lutfiyatul Kharisma, Mahasiswi UINSA Finalis Aksi Indonesia Asal Pelosok Desa Senori Tuban

31 Maret 2025 04:29
Lebaran Idul Fitri, Satu Dusun di Probolinggo Terisolir

30 Maret 2025 13:35
Sambat Bunda vs Wadul Guse: Efisiensi atau Pemborosan Anggaran? Studi Kasus Jember-Lumajang

31 Maret 2025 15:40
Usai Sholat Idulfitri, Bupati Situbondo Makan Bersama Ala Santri

30 Maret 2025 13:40
Curah Hujan Tinggi, Petani Bawang Merah di Kabupaten Probolinggo Merugi Ratusan Juta
Trend Terkini

28 Maret 2025 23:41
Perjuangan Siti Lutfiyatul Kharisma, Mahasiswi UINSA Finalis Aksi Indonesia Asal Pelosok Desa Senori Tuban

31 Maret 2025 04:29
Lebaran Idul Fitri, Satu Dusun di Probolinggo Terisolir

30 Maret 2025 13:35
Sambat Bunda vs Wadul Guse: Efisiensi atau Pemborosan Anggaran? Studi Kasus Jember-Lumajang

31 Maret 2025 15:40
Usai Sholat Idulfitri, Bupati Situbondo Makan Bersama Ala Santri

30 Maret 2025 13:40
Curah Hujan Tinggi, Petani Bawang Merah di Kabupaten Probolinggo Merugi Ratusan Juta
