Ayo Semangat Memusnahkan Sampah Plastik di Surabaya

Jurnalis: Kuncoro S.
Editor: Rudi

31 Januari 2023 06:30 31 Jan 2023 06:30

Thumbnail Ayo Semangat Memusnahkan Sampah Plastik di Surabaya Watermark Ketik
Ayo kita mengurangi sampah plastik dengan pressing botol botol bekas. (Foto: Dok. Pemda)

KETIK, SURABAYA – Mengatasi sampah plastiK menjadi problem di kota-kota di Indonesia. Memusnakan sampah plastik tersebut dilakukan berbagai cara. Misalnya melalui supermarket, toko waralaba dan sampai pada pembayaran karcis naik bus. Khusus naik bus trans Suroboyo diwajibkan membayar dengan botol plastik. Di tempat-tempat perbelanjaan di atas pembeli tidak disediakan kantong plastik.   

Sementara masyarakat yang mempunyai komunitas giat melakukan pemusnahan terhadap sampah plastik. Sampah tersebut dikumpulkan dan dipres kemudian disetorkan ke pabrik yang membutuhkan plastik bekas. 

Berdasarkan penelitian ahli kimia sampah plastik tidak mudah terurai dalam waktu singkat. Bahkan sampah plastik bisa terurai secara alami sampai tahunan. Kantor Berita Radio Nasional (KBRN) mencatat selama pandemi Covid 19 sampah plastik meningkat, dari 17 persen menjadi 21 persen. 

Untuk membasmi sampah plastik di Surabaya melibatkan berbagai pihak. Mulai remaja karang taruna, ibu-ibu PKK dan para pelajar. Dalam pengarahan kepada mereka diharapkan bisa mengurangi pemakaian plastik. Baik digunakan untuk pembungkus makanan dan minuman. 

  Dalam pengarahan yang disampaikan kepada komunitas lingkungan hidup mengatasi sampah plastik ternyata ada tipsnya. Sebagai contoh mendaur ulang bahan plastik bisa menjadi bahan yang berguna. 

 Dinas Ligkungan Hidup (DLH) Surabaya ternyata mempunyai cara tersendiri untuk atasi sampah plastik, khususnya botol minuman. DLH mengumpulkan botol minuman plastik lalu dilakukan pengepressan. Salah satu pengepressan telah dilakukan di kawasan kelurahan Wonorejo, Surabaya. 

Botol minuman plastik yang dipress, kemdian dijual kepada pabrik plastik sebagai tambahan bahan baku. Dalam tempo sehari pengepressan di Wonorejo bisa menghasilkan botol plastik minum 150 kg botol

Kegiatan pressing plastik botol bekas minuman bisa dijumpai di are kebun bibit, kelurahan Wonorejo. Pressing botol bekas plastik tersebut dipimpin oleh Hermawan. 

Dia ketika dihubungi jurnalis mengatakan, bekas botol minuman plastik kiriman dari Rungkut dan daerah sekitarnya. Botol plastik minuman tersebut juga berasal dari terminal Bungurasih, Waru, Sidoarjo. Botol-botol yang disetorkan ke tempat pressing ini adalah hasil pembayaran tiket bus trans Suroboyo. 

Sebelum botol minuman dipressing, kata Hermawan dipilah dulu. Botol yang berwarna dikumpulkan tersendiri. Cara memilah ini untuk memudahkan botol yang dirim ke pabrik plastik. Aktivitas pressing botol plastik ini hampir dilakukun setiap hari. 

Melakukan pressing, menurut Hermawan harus sabar. Sebab terkadang pressing tidak bisa berjalan cepat. Kalau pressing normal satu jam rata-rata bisa menghasilkan 30 kg botol pressing.

Cara pressing bekas botol minuman plastik ini juga terlihat di areal terminal Bungurasih. Setiap hari petugas menerima botol plastik yang ditukarkan dengan tiket bus Suroboyo. 

Wagiman, salah seorang petugas penerima mengatakan, botol yang diterima jumlahnya tidak bisa dipastikan. Botol yang diterima langsung dipencet sehingga betuknya sudah berubah (*)

Tags:

Musnahkan plastik di surabaya