KETIK, SURABAYA – Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Surabaya, Imam Syafi'i tegas menyoroti tugas utama BK untuk menjaga martabat dan menegakkan kode etik, moral, dan peraturan tata tertib (tatib) anggota dewan.
"Kalau tidak punya kode etik, itu bukan anggota dewan, itu gerombolan,” terangnya pada Jumat 18 Oktober 2024.
BK DPRD memiliki tugas memantau dan mengevaluasi disiplin dan kepatuhan Anggota DPRD terhadap sumpah/janji dan Kode Etik.
Maka dari itu Imam menyebut peraturan
dan tata tertib bukan sekadar aturan tertulis, tetapi juga harus dipatuhi oleh setiap anggota dewan.
Untuk persepsi negatif terhadap anggota dewan, Imam menjelaskan tidak semua memiliki perspektif negatif.
“Selama ini kan banyak opini, persepsi negatif terhadap dewan, padahal banyak juga anggota dewan yang baik,” terang Imam.
Imam menerangkan dalam rapat paripurna, ketidakcocokan antara daftar hadir dan tanda tangan menjadi isu yang perlu ditangani.
Imam memberi contoh, mengenai kehadiran yang lebih rendah dari tanda tangan dianggap menurunkan martabat dewan, terutama jika dibandingkan dengan eksekutif yang hadir lengkap.
Mengenai hal itu, Imam mengusulkan untuk memperbarui aturan tata tertib agar kehadiran dan tanda tangan benar-benar konsisten dan mengakhiri praktik ini.
“Yang hadir jauh lebih sedikit dari yang tanda tangan, ini bisa menurunkan martabat,” tegas Imam.
Imam juga mengingatkan pentingnya menjaga integritas setiap anggota DPRD, dia mencatat bahwa selama periode 2019-2024, tidak ada anggota yang terjerat kasus hukum atau dilaporkan melanggar kode etik.
“Alhamdulillah sampai kemarin 50 anggota dewan tidak ada persoalan dengan hukum, tidak ada yang dilaporkan melanggar kode etik,” katanya.
Menurutnya, keberhasilan ini harus dijaga dan ditingkatkan agar anggota dewan dapat menyelesaikan masa jabatannya dengan penuh integritas.
BK DPRD Surabaya juga terbuka menerima laporan masyarakat terkait pelanggaran kode etik, dengan tujuan membangun kebaikan di dalam tubuh DPRD.
Imam menekankan bahwa semua laporan akan ditindaklanjuti dengan pemeriksaan mendalam untuk memastikan kebenarannya
“Kalau masyarakat mau lapor, monggo, kami sangat terbuka,” pungkasnya. (*)
Badan Kehormatan DPRD Kota Surabaya Harap Wakil Rakyat Jaga Kode Etik dan Integritas
18 Oktober 2024 15:40 18 Okt 2024 15:40



Tags:
BK DPRD Imam Syafi'i Badan Kehormatan Dewan Surabaya DPRD Periode 2024-2029Baca Juga:
Purwakanti.co Tampilkan Kemewahan Busana Muslim Avant Garde di Mufway 2025Baca Juga:
Urban Street Style Korea-Indonesia Meriahkan Muslim Fashion Runway 2025Baca Juga:
Vegan Festival Terbesar Dunia Kembali Sambangi Surabaya, Kali Ini Konsep Lebih Segar!Baca Juga:
Lonjakan Diabetes di Kalangan Anak Muda: Gaya Hidup Tidak Sehat Jadi Pemicu UtamaBaca Juga:
Tips Hidup Sederhana, Jalan Lurus Menuju KebahagiaanBerita Lainnya oleh Shinta Miranda

3 April 2025 18:43
Longsor di Cangar, Tim SAR Surabaya Diterjunkan

3 April 2025 15:18
Makan Enak Tanpa Khawatir! Tips Sehat dari Pakar Unair untuk Lebaran

3 April 2025 14:54
Trump Umumkan Kenaikan Tarif 32% untuk Barang Impor dari Indonesia

3 April 2025 14:26
Surabaya Perketat Pendatang Pasca-Lebaran, Eri Cahyadi: 10 Tahun Tanpa Bantuan Pemkot

3 April 2025 11:00
Tercatat 44 Ribu Penumpang KAI Daop 8 di H+2 Lebaran 2025

3 April 2025 10:38
Serbu! KAI Hadirkan Promo Arus Balik, Berikut Kereta Jarak Jauh yang Dapat Potongan Harga

Trend Terkini

28 Maret 2025 23:41
Perjuangan Siti Lutfiyatul Kharisma, Mahasiswi UINSA Finalis Aksi Indonesia Asal Pelosok Desa Senori Tuban

31 Maret 2025 04:29
Lebaran Idul Fitri, Satu Dusun di Probolinggo Terisolir

30 Maret 2025 13:35
Sambat Bunda vs Wadul Guse: Efisiensi atau Pemborosan Anggaran? Studi Kasus Jember-Lumajang

31 Maret 2025 15:40
Usai Sholat Idulfitri, Bupati Situbondo Makan Bersama Ala Santri

30 Maret 2025 13:40
Curah Hujan Tinggi, Petani Bawang Merah di Kabupaten Probolinggo Merugi Ratusan Juta
Trend Terkini

28 Maret 2025 23:41
Perjuangan Siti Lutfiyatul Kharisma, Mahasiswi UINSA Finalis Aksi Indonesia Asal Pelosok Desa Senori Tuban

31 Maret 2025 04:29
Lebaran Idul Fitri, Satu Dusun di Probolinggo Terisolir

30 Maret 2025 13:35
Sambat Bunda vs Wadul Guse: Efisiensi atau Pemborosan Anggaran? Studi Kasus Jember-Lumajang

31 Maret 2025 15:40
Usai Sholat Idulfitri, Bupati Situbondo Makan Bersama Ala Santri

30 Maret 2025 13:40
Curah Hujan Tinggi, Petani Bawang Merah di Kabupaten Probolinggo Merugi Ratusan Juta
