KETIK, SURABAYA – Dinas Perhubungan Jatim akan menambah 3 armada luxury bus Trans Jatim. Penambahan ini karena banyaknya permintaan untuk menggunakan luxury bus Trans Jatim.
"Karena masyarakat sudah mau membayar dengan tarif Rp30.000 asalkan tepat waktu. Sehingga anggaran subsidinya bisa dialihkan ke koridor lain untuk pengembangan dan peningkatan," ucap Kepala Dinas Perhubungan Jawa Timur Nyono, Kamis, 13 Februari 2025.
Dengan akan ditambahkan 3 armada lagi, maka Jatim akan memiliki 6 armada luxury bus Trans Jatim. "Load factornya mencapai hampir 160 persen jadi perlu adanya penambahan," ucapnya.
Nyono menyebutkan load factor kini mencapai rata-rata 80 persen sampai 90 persen. "Jadi sebenarnya Luxury Bus Trans Jatim ini adalah upaya kita untuk menekan anggaran subsidi agar tidak membengkak terus," ucapnya.
Nyono menegaskan nantinya akan tersaring dengan sendirinya masyarakat yang membutuhkan subsidi dengan masyarakat yang tidak membutuhkan subsidi. "Rencananya Luxury Bus Trans Jatim ini akan dikembangkan di koridor IV jurusan Bunder - Paciran," katanya.
Sementara itu, Nyono menambahkan, Gubernur Jatim sudah menganggarkan dua koridor. Yakni Koridor VI dimulai dari Kertajaya - Mojosari - Japanan - Porong. "Separuh trayek dari Bus kuning kita Trans Jatimkan, supaya terintegrasi. Ini bisa mempercepat mobilitas masyarakat di Gerbang Kertasusila," katanya.
Kemudian Koridor VII melalui Pasar Larangan kemudian Puspa Agro ke arah Sepanjang kemudian ke arah Wonokromo. "Kita izin untuk masuk Wonokromo kalau tidak diperbolehkan kita hanya putar aja. kemudian balik lagi ke Pasar Larangan," jelasnya.
"Insya Allah akan dilaunching oleh ibu Gubernur Jatim (Khofifah Indar Parawansa) kira-kira bulan Agustus sampai September," pungkasnya. (*)