BI Malang Siapkan Rp 4,69 Triliun Uang Baru untuk Ditukarkan

Jurnalis: Lutfia Indah
Editor: Mustopa

19 Maret 2024 05:48 19 Mar 2024 05:48

Thumbnail BI Malang Siapkan Rp 4,69 Triliun Uang Baru untuk Ditukarkan Watermark Ketik
BI Malang menyiapkan uang-uang baru untuk ditukar oleh masyarakat. (Foto: Lutfia/Ketik.co.id)

KETIK, MALANG – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Malang telah menyiapkan Rp 4,69 triliun uang baru untuk ditukarkan oleh masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri 2024. Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, BI Malang telah bekerjasama dengan perbankan untuk menyiapkan titik layanan. 

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Malang, Febriana menjelaskan sebanyak 42 bank terlibat dengan total 63 titik penukaran. Hal tersebut ia sampaikan pada pelepasan mobil layanan penukaran uang pada Selasa (19/3/2024). 

"Kalau titik layanan bersama perbankan, sekitar 63 titik penukaran yang melibatkan 42 bank di wilayah kerja Kantor BI Malang yaitu Malang Raya, Pasuruan, dan Probolinggo. Untuk jadwalnya nanti bisa dilihat di media sosialnya BI," ujarnya usai pelepasan mobil layanan. 

Masing-masing orang hanya dapat melakukan penukaran uang sejumlah Rp 3,8 juta. Hal tersebut agar masyarakat yang menikmati layanan penukaran uang dapat tersebar secara merata. 

Setiap satu pak uang yang ditukarkan berisi pecahan Rp 20.000, Rp 10.000, Rp 5.000, Rp 2.000, dan Rp 1.000. 

"Jadwalnya sudah ada, mohon nanti agar masyarakat bisa melakukan pendaftaran melalui apikasi pintar. Nanti juga bisa go show selama kuota masih ada," jelasnya. 

Foto Ketua BI Malang melepas mobil layanan penularan uang. (Foto: Lutfia/Ketik.co.id)Ketua BI Malang melepas mobil layanan penularan uang. (Foto: Lutfia/Ketik.co.id)

Dibandingkan dengan tahun sebelumnya, jumlah uang yang ditukar mengalami peningkatan hingga 1,79 persen. Peningkatan jumlah tersebut mempertimbangkank kondisi di tahun sebelumnya. 

"Mempertimbangkan realisasi tahun lalu dan juga berapa uang yang kembali lagi ke BI. Jadi kami memperkirakan jumlah tersebut masih cukup untuk ditingkatkan 1,79 persen," kata Febriana. 

Tak hanya itu pada tahun 2023 lalu pertumbuhan ekonomi di Malang Raya, Pasuruan, dan Probolinggo mengalami peningkatan sekitar 5,37 persen. Kondisi tersebut cukup baik meskipun pda tahun 2022 lalu peningkatan yang terjadi mencapai 5,47 persen. 

"Tahun 2023 kemarin pertumbuhan ekonomi di Malang Raya, Pasuruan, dan Probolinggo meningkat sekitar 5,37 persen. Itu sangat baik meskipun sedikit melambat dibandingkan tahun 2022 sebesar 5,47 persen. Itu sudah lebih tinggi daripada Jatim dan Nasional. Kalau nasional kan 5,05 persen," ujarnya. 

Febriana mengimbau agar masyarakat dapat menukar uang barunya di outlet resmi maupun di perbankan sekitar. Hal tersebut untuk mengurangi indikasi adanya penukaran uang palsu oleh oknum tal bertanggungjawab. 

"Kami mengimbau kepada masyarakat untuk bisa menukar di outlet resmi maupun perbankan. Ini ada perbankan yang bisa memfasilitasi penukaran dan melakukan penukaran dengan Qris. Jadi di layanan terpadu juga kita melakukan scan Qris untuk bisa menukarkan uang. Jadi gak perlu mengambil uang dulu baru ditukarkan," sebutnya.(*)

Tombol Google News

Tags:

Bank Indonesia BI Malang Kantor Perwakilan BI Malang Penularan Uang Uang Baru THR Lebaran Kota Malang