Inspiratif! Dari Dusun Terpencil Pagaralam, Lahir Si Kembar Rohman Rohim Taruna Akmil Calon Jenderal 2045

Oleh: Kiagus Firdaus

8 Februari 2024 08:38 8 Feb 2024 08:38

Thumbnail Inspiratif! Dari Dusun Terpencil Pagaralam, Lahir Si Kembar Rohman Rohim Taruna Akmil Calon Jenderal 2045 Watermark Ketik
Si Kembar Rohman dan Rohim saat foto bersama mengenakan seragam kebanggaan matranya. (Foto: Dok. Maswita)

KETIK, PAGAR ALAM – Dua Taruna Akmil kembar bernama Muhamad Rohman Prayoga dan Muhamad Rohim Prayogi dari bumi Besemah Kota Pagar Alam Sumatera Selatan berhasil menyita perhatian publik. 

Tak disangka, dari dusun terpencil di Kota Pagaralam lahir anak kembar tersebut yang kini keduanya menjalani pendidikan di Akademi Militer (Akmil) di Magelang Jawa Tengah.

Rohman dan Rohim lahir dari keluarga yang sederhana, ayahnya bernama Cikdin Arni, seorang ASN yang sudah meninggal dunia. Sementara, sang ibu bernama Maswita merupakan ibu rumah tangga.

"Rohman dan Rohim kalau sekolah dulu prestasinya biasa saja. Cuma nilainya bagus. Mereka berdua memang rajin," kata Maswita, Kamis (8/2/2024).

Maswita mengatakan, kedua anak kembarnya tersebut lulus Akmil setelah mengikuti tes yang kedua pada tahun 2021. Saat ini keduanya berada di tingkat 3 Akmil Magelang.

Foto Muhamad Rohman Prayoga dan Muhamad Rohim Prayogi berfoto dengan ibunya Maswita dalam satu kesempatan. (foto: Dok. Maswita)Muhamad Rohman Prayoga dan Muhamad Rohim Prayogi berfoto dengan ibunya Maswita dalam satu kesempatan. (foto: Dok. Maswita)

Sejak sekolah TK hingga SMP Rohman dan Rohim selalu belajar di sekolah yang sama, tetapi saat beranjak ke bangku SMA mereka terpisah. Rohman belajar di SMA 4 Kota Pagar Alam sedangkan Rohim belajar di SMA 1 Kota Pagar Alam.

"Waktu SMA anak ini tidak aktif di kegiatan ekstrakulikuler, hanya fokus belajar. Cuma mereka rajin olahraga lari, jadi fisiknya kuat," tambahnya 

Rohman dan Rohim merupakan anak keempat dan kelima dari lima bersaudara. Mereka ditinggal sang ayah saat masih duduk di bangku SMP. Sejak itulah, Maswita membuka usaha toko kelontong di depan rumah.

Menurut Maswita, kedua anaknya itu memang sangat hobi olahraga lari. Bahkan ada tetangga yang sampai mencibir hobi anaknya tersebut.

"Cemoohan itu menjadi penyemangat anak saya untuk terus mencoba tes masuk Akmil. Alhamdulillah tahun kedua mengikuti tes akhirnya diterima," urai Maswita.

Sementara, Maswita merupakan sosok yang rajin beribadah, salat tahajud selalu ia usahakan untuk dikerjakan setiap malam. Hal itu juga sebagai pendorong semangat Rohman dan Rohim untuk yakin lulus Akmil.

"Alhamdulillah tidak pernah putus tahajud. Saya selalu berdoa yang terbaik untuk anak anak saya. Begitu juga anak-anak saya selalu rajin salat dan puasa Senin Kamis," pungkasnya.(*)

Tombol Google News

Tags:

Kembar Akmil Muhammad Rohman Prayoga Muhamad Rohim Proyogi