Kecelakaan Maut di Blitar: Tabrakan Motor dan Sepeda, Diikuti Ledakan Keras

26 Maret 2025 14:18 26 Mar 2025 14:18

Thumbnail Kecelakaan Maut di Blitar: Tabrakan Motor dan Sepeda, Diikuti Ledakan Keras Watermark Ketik
Tim saat mengevakuasi korban kecelakaan di Jalan Raya Desa Pasiharjo, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar, Selasa, 25 Maret 2025. (Foto: Favan/ketik.co.id)

KETIK, BLITAR – Kecelakaan tragis terjadi di Jalan Raya Desa Pasiharjo, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar, pada Selasa malam, 25 Maret 2025 sekitar pukul 21.30 WIB. Insiden ini mengakibatkan seorang pengendara motor tewas di tempat kejadian.

Insiden ini tidak hanya mengakibatkan seorang pengendara motor kehilangan nyawa, tetapi juga diiringi ledakan dahsyat yang mengejutkan warga sekitar.

Kapolres Blitar, AKBP Arif Fazlurrahman mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan mendalam terkait kejadian ini. 

“Petugas sedang melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Kami juga menelusuri asal-usul bahan peledak yang ditemukan di lokasi,” ungkapnya kepada awak media, Rabu, 26 Maret 2025.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, korban adalah AA (19), seorang santri asal Sambit, Kabupaten Ponorogo, yang sedang menempuh pendidikan di sebuah pondok pesantren di Garum. Saat kecelakaan terjadi, AA tengah mengendarai motor Honda Supra berwarna merah-hitam dengan kecepatan tinggi dari arah timur menuju barat.

Menurut rekaman kamera pengawas milik penjaga palang pintu rel kereta api, insiden bermula ketika seorang bocah yang mengendarai sepeda menyeberang jalan. AA yang datang dari arah timur tidak dapat menghindar dan menyerempet bocah tersebut. Akibat benturan itu, AA kehilangan kendali, terjatuh, dan terseret beberapa meter di aspal.

Tak lama setelah korban terjatuh, sebuah ledakan keras menggema, membuat warga sekitar terkejut dan berhamburan keluar rumah.

“Kami melihat sendiri, setelah motor jatuh, tiba-tiba ada ledakan besar. Sempat panik karena ledakannya cukup kuat,” kata salah satu saksi mata yang enggan disebutkan namanya.

Dari hasil olah TKP awal, ditemukan bubuk yang diduga merupakan bahan petasan atau mercon berserakan di sekitar tubuh korban. Hal ini menimbulkan dugaan bahwa korban membawa bahan peledak saat berkendara.

“Untuk kepastian lebih lanjut, kami masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium forensik. Namun, kuat dugaan bahwa korban membawa bubuk petasan dalam jumlah cukup banyak,” terang Kapolres Blitar.

Akibat kecelakaan ini, AA mengalami luka parah dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. Jenazahnya kemudian dievakuasi ke rumah sakit terdekat untuk pemeriksaan lebih lanjut. Sementara itu, lokasi kejadian telah dipasangi garis polisi guna kepentingan investigasi.

“Kami akan terus menyelidiki kasus ini, termasuk memastikan apakah ada unsur kelalaian atau faktor lain yang menyebabkan ledakan setelah kecelakaan,” pungkas AKBP Arif Fazlurrahman.(*)

Tombol Google News

Tags:

Blitar Kabupaten Blitar Polres Blitar ledakan bocah tabrakan Maut