Icon X Ketik media Siber
Icon X Ketik media Siber

Follow our social media:

Icon tiktok png Icon instagram png Icon facebook png Icon twitter png

Event:

Kanal:

Pemkot Malang Targetkan Regenerasi 20 Dalang Cilik Tiap Tahun

Gambar Pemkot Malang Targetkan Regenerasi 20 Dalang Cilik Tiap Tahun Dalang cilik beraksi menampilkan pertunjukan wayang. (Foto: Lutfia/Ketik.co.id)

Pemkot Malang Targetkan Regenerasi 20 Dalang Cilik Tiap Tahun

KETIK, MALANG – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang tengah melakukan regenerasi dalang. Setiap tahunnya ditargetkan terdapat 20 dalang cilik yang dimiliki Kota Malang.

Kepala Disdikbud Kota Malang, Suwarjana menjelaskan, regenerasi dalang cilik sebagai upaya untuk melestarikan kebudayaan lokal yang semakin tergerus arus modernitas. Untuk itu diperlukan pengenalan kebudayaan terutama wayang

"Kebudayaan kan tergerus dengan zaman makanya sejak dini saya maunya mulai TK ada tampilan dalang bocah. Harapannya di Kota Malang dan Malang Raya ada regenerasi dalang. Mudah-mudahan di Kota Malang setiap tahunnya bisa menelurkan (melahirkan) 20 dalang," ujar Suwarjana pada Pagelaran Lima Dalang Bocah di Museum Pendidikan Kota Malang, Senin (20/11/2023).

Regenerasi dalang tidak dapat dilakukan secara instan. Menurut Suwarjana, fokus pendidikan bagi dalang cilik ialah memahami kesenian Jawa. Terlebih pembelajaran terkait kebudayaan juga telah tercantum dalam Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) Kurikulum Merdeka.

"Hal yang penting, mereka paham dulu terkait kesenian Jawa, Pewayangan, Dalang, dan sebagainya. Otomatis akan menularkan ke siswa yang lain. Makanya yang kami hadirkan untuk menonton adalah anak-anak. Kalau kita gabungkan di kurikulum, sudah masuk di P5 Kurikulum Merdeka untuk anak-anak," sebutnya.

Suwarjana menjelaskan bahwa pendampingan terus dilaksanakan melalui sanggar-sanggar yang berada di bawah pembinaan Disdikbud Kota Malang. Tak hanya melalui sanggar, beberapa sekolah juga telah memiliki ekstrakurikuler mendalang, seperti di SMP Negeri 18 Kota Malang dan SMP Negeri 4 Kota Malang.

"Sampai saat ini sudah ada dalang cilik 10 per jenjang. Lima dalang yang hari ini tampil ada dua anak dari SD Negeri Bunulrejo dan tiga anak dari SMP Negeri 3 dan 6 Kota Malang. Nanti terus akan kami kader dan kami tampilkan ketika ada giat di Dinas Pendidikan. Hari-hari besar apapun karena anak-anak ini butuh tampil supaya eksis," jelasnya.

Pj Wali Kota Malang Wahyu Hidayat juga mengapresiasi gelaran lima dalang cilik yang sangat memukau. Melalui gelaran tersebut ia berharap generasi muda dapat termotivasi melestarikan kesenian wayang.

"Anak-anak punya kemampuan otodidak juga untuk mendalang. Harapannya dengan adanya gelaran ini, generasi penerus lainnya dapat termotivasi. Adik-adik yang masih kecil saja bisa melestarikan kesenian wayang kulit sehingga bisa melestarikan kesenian sejak dini," ungkap Wahyu.(*)