Pj Bupati Bondowoso Bagikan 111.900 Kg NPK Majemuk untuk Petani di Cermee dan Wonosari

Jurnalis: Ari Pangistu
Editor: Muhammad Faizin

15 Juni 2024 11:42 15 Jun 2024 11:42

Thumbnail Pj Bupati Bondowoso Bagikan 111.900 Kg NPK Majemuk untuk Petani di Cermee dan Wonosari Watermark Ketik
Pj Bupati Bondowoso, Bambang Soekwanto, bersama Dandim 0822 Bondowoso serta Pj Sekda Bondowoso saat menyerahkan bantuan pupuk NPK Majemuk kepada masyarakat petani (Humas Prokopim Bondowoso for Ketik.co.id)

KETIK, BONDOWOSO – Masyarakat petani di sejumlah desa di Kecamatan Cermee dan Wonosari tersenyum lebar. Setelah mendapatkan bantuan pupuk NPK dan bibit jagung. 

Penyerahan secara simbolis pada Sabtu (15/6/2024) itu, disampaikan langsung oleh Pj Bupati Bondowoso,  Bambang Soekwanto; Dandim 0822, Letkol Armet Suhendra Cipta; Pj Sekda Bondowoso, Haeriyah Yuliati; dan Kepala Dinas Pertanian, Hendri Widotono; serta Kabulog Sub Divre Bondowoso. 

Pj Bupati Bambang Soekwanto mengatakan, bantuan pupuk yang diberikan ini berasal dari Kementerian Pertanian. Yakni, pupuk jenis NPK. 

“Jatahnya dari pusat itu, cuma menyalurkan saja, (Mengapa harus NPK?, red),” katanya. 

Ia menyebutkan, bantuan diberikan dengan harapan bisa meningkatkan produktivitas pertanian. Tujuannya untuk bisa menjaga ketahanan pangan di Bondowoso. 

Karena itulah, dirinya berharap agar masyarakat petani benar-benar memafaatkan pupuk tersebut. Di lain sisi, dirinya menegaskan bahwa tak ada biaya apa pun untuk bantuan tersebut alias gratis. 

“Insyallah tidak ada pungli, Insyaallah semua kades amanah. Jika ada silahkan laporkan ke saya, ke Dispertan juga bisa,” ungkapnya. 

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian, Hendri Widotono, mengatakan, penyaluran pupuk akan dilakukan selama dua hari. Yakni, hingga besok Minggu (16/6/2024). 

Adapun untuk penyaluran hari pertama dilakukan di Kecamatan Cermee di tiga desa. Yaitu, desa Batu Salang, Desa Batu Ampar, dan Desa Pelalangan. 

Sementara di Kecamatan Wonosari, ada di dua desa yaitu Desa Kapuran dan Desa Tumpeng. 

“Ini sudah diajukan oleh teman-teman PPL. Mengajukan yang kira membutuhkan di lapangan itu yang kita ajukan,” jelasnya. 

Ia menjelaskan, di dua kecamatan itu ada total 2.059 orang petani di Kecamatan Cermee dan 708 orang petani di Kecamatan Wonosari. 

Sementara jumlah pupuknya adalah 70.900 kg untuk Kecamatan Cermee. Dan 41.000 kg untuk Kecamatan Wonosari. 

“Pupuknya NPK majemuk, itu kan praktis. Jadi tak ada Urea sendiri. Maka NPK jadi satu, praktis bisa langsung dipakai,” jelasnya. 

Sementara itu, Kepala Desa Batu Salang, Budiono, mengatakan, di desanya ada tujuh kelompok tani dan 250 petani. Di desanya sendiri mendpatkan jatah 1 ton lebih pupuk majemuk NPK. Pihkanya juga mendapatkan bibit Jagung Pioner P40. 

“Nanti kita bagi. Di sini kan luasannya 200 hektar,” katanya. 

Ia menjelaskan, dengan bantuan pupuk NPK ini tentu sangat membantu masyarakat petani. Karena itulah, dirinya akan menggandeng Babhinsa dan Babhinkamtibmas untuk penyalurannya pada masyarakat, agar nantinya tak ada pungli. 

Aswari, petani Desa Batu Salang, pun mengaku sangat bersemangat dengan mendapatkan bantuan pupuk NPK dengan jumlah sekitar 1 kwintal. 

Lebih-lebih saat ini masyarakat petani di wilayahnya sangat membutuhkan pupuk untuk lahannya. Sejak bener waktu yang lalu, mereka mengaku kesulitan mendapatkan pupuk. 

“Susah disini pupuk. Ada harganya Rp 250 ribu per 1/2 kwintal. Jadi Rp 500 ribu 1 kwintal. Meski sata butuh Urea tapi diberi NPK saya sangat senang,” pungkasnya.

Informasi yang dihimpun, pada Minggu (16/6/2024) penyaluran bantuan pupuk akan dilakukan di Kecamatan Curahdami, Binakal, Tegalampel, dan Taman Krocok. (*) 

Tags:

Bondowoso Pj Bupati Bondowoso Bambang soekwanto petani Bantuan pupuk subsidi NPK