Rupiah Alami Penguatan 13 Poin di Angka Rp15.577 Per USD

Jurnalis: Husni Habib
Editor: Mustopa

13 Maret 2024 04:21 13 Mar 2024 04:21

Thumbnail Rupiah Alami Penguatan 13 Poin di Angka Rp15.577 Per USD Watermark Ketik
Ilustrasi Rupiah. (Foto: Pexels)

KETIK, JAKARTA – Nilai tukar rupiah terhadap dollar US terpantau mengalami penguatan sebesar 13 poin atau 0,08 persen dari perdagangan sebelumnya. Saat ini, mata uang garuda berada di angka Rp15.577 per dolar AS pada Rabu (13/3/2024) pagi.

Namun sayang penguatan ini tidak dibarengi dengan mata uang lain di kawasan negara Asia. Tercatat mata uang negara Asia mengalami pergerakan yang bervariasi.

Peso Filipina melemah 0,16 persen, won Korea Selatan melemah 0,07 persen, dan yuan China melemah 0,06 persen, serta dolar Hong Kong melemah 0,01 persen.

Sementara itu, yen Jepang menguat 0,16 persen, baht Thailand menguat 0,08 persen dan dolar Singapura menguat 0,01 persen pada pembukaan perdagangan pagi ini.

Terdapat 3 sebab yang membuat rupiah mengalami penguatan pada perdagangan hari ini, baik dari dalam negeri maupun luar negeri.

Dari dalam negeri terpantau cadangan devisa Indonesa yang masih cukup besar di angka US$ 144 miliar dari bulan sebelumnya sebesar US$ 145,1 miliar. 

Angka ini menunjukkan jika Bank Indonesia (BI) bekerja dengan cukup baik dalam menstabilkan nilai tukar rupiah terhadap dollar.

Sedangkan dari luar negeri tercium jika Bank Sentral Amerika Serikat (The Fed) diprediksi akan menurunkan suku bunganya pada tahun ini.

Menurut Fedwatch Tool CME, saat ini para pelaku pasar memperkirakan peluang penurunan suku bunga sebesar 62,4% pada bulan Juni.

Masih dari luar negeri, neraca dagang China yang mengalami surplus juga jadi menyebabkan penguatan rupiah. Sepanjang Januari-Februari 2024, neraca dagang sang Naga Asia ini tercatat surplus US$ 125,16 miliar.(*)

Tombol Google News

Tags:

rupiah USD Nilai tukar The Fed Ekonomi Devisa negara