Bangun Ekosistem Digital, 186 Start Up Telah Berkembang di Kota Malang

Jurnalis: Lutfia Indah
Editor: Muhammad Faizin

2 Februari 2024 13:40 2 Feb 2024 13:40

Thumbnail Bangun Ekosistem Digital, 186 Start Up Telah Berkembang di Kota Malang Watermark Ketik
Perkembangan ekosistem digital yang ada di Malang Creative Center (MCC). (Foto: Lutfia/Ketik.co.id)

KETIK, MALANG – Kota Malang memperlihatkan komitmennya dalam membangun ekosistem digital. Saat ini terdapat sekitar 186 start up dan studio serta 10 major start up yang telah berkembang di Kota Malang.

Dari keseluruhan jumlah tersebut ditemukan angka valuasi yang melebihi Rp 2 Miliar per tahun. Ditambah lagi dengan lebih dari 22 komunitas digital, 25 co-working space, dan juga 21 kampus berbasis IT semakin mendukung terciptanya ekosistem digital.

Komitmen tersebut ditekankan oleh Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat. Ia menjelaskan seiring dengan berjalannya waktu, start up digital di Kota Malang akan semakin bertumbuh dan berkembang.

"Melihat potensi yang ada, saya yakin Kota Malang siap menjadi start up city," ujar Wahyu, Jumat (2/2/2024).

Menurutnya dibutuhkan saran dan masukan dari pelaku ekonomi kreatif demi pembangunan ekonomi kreatif. Hal tersebut sebagai modal dalam menyiapkan rencana strategis dalam jangka waktu 5 tahun mendatang.

"Saran dan masukan dari pelaku ekonomi kreatif sangat penting untuk suksesnya pembangunan ekraf di Kota Malang. Selain itu diharapkan tercipta kesamaan persepsi antara kebijakan pemerintah pusat dengan di daerah," lanjutnya.

Ia juga menyampaikan kolaborasi yang tercipta baik antar pemerintah maupun dengan pelaku kreatif akan membawa kekuatan bagi terwujudnya ekonomi digital dan kreatif di Kota Malang.

"Ketika ini semua dikolaborasikan dengan baik, tentu menjadi kekuatan luar biasa. Tentu untuk mewujudkan pesatnya perkembangan ekosistem kreatif yang mendorong pesatnya ekonomi digital maupun ekonomi kreatif di Kota Malang," tambahnya.

Perlu diketahui bahwa pada 2022 lalu pertumbuhan ekonomi kreatif Kota Malang telah mencapai 10,01 persen. Hal ini memberikan dampak penurunan angka kemiskinan Kota Malang menjadi 4,26 persen pada tahun 2023. (*) 

Tags:

Ekonomi kreatif Kota Malang Ekosistem Digital Start Up Kota Malang industri kreatif